Berita

Pengecekan suhu tubuh/Net

Dunia

Kesulitan Dapat Obat-obatan, Venezuela Dapat Kiriman 90 Ton Bantuan Kesehatan Dari PBB

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengirim bantuan kesehatan untuk Venezuela yang masih dilanda krisis ekonomi.

Pada Rabu (8/4), sebuah pesawat yang mengangkut 90 ton bantuan kesehatan, air, dan sanitasi dari PBB telah tiba di Venezuela.

Dalam paket bantuan tersebut terdapat 28 ribu perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas kesehatan, konsentrator oksigen, tempat tidur anak, produk kontrol kualitas air dan perlengkapan kebersihan.


"Ini adalah pengiriman kemanusiaan pertama PBB untuk mendukung wabah Covis-19 Venezuela," kata Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Venezuela, Peter Grohmann seperti dikutip CNA.

Sementara itu, menurut perwakilan UNICEF di Venezuela, Herve Ludovic de Lys, bantuan tersebut adalah dase awal untuk membantu anak-anak, wanita, dan keluarga rentan di 14 rumah sakit, 50 klinik, dan pusat pengembangan anak yang sudah ditunjuk.

Venezuela yang merupakan salah satu negara yang terkena sanksi dari Amerika Serikat menderita krisis ekonomi yang membuat mereka kesulitan untuk mendapatkan makanan dan obat-obatan. Bahkan sekitar 5 juta orang penduduknya meninggalkan negara itu.

Saat ini, data dari Worldometers menunjukkan, Venezuela memiliki jumlah infeksi virus corona sebanyak 167 kasus dengan 9 orang meninggal dunia.

Untuk menghentikan penyebaran virus, pemerintahan Presiden Nicolas Maduro telah memberlakukan karantina nasional. Di mana sekolah, universitas, hingga perbatasan ditutup di negara Amerika Latin itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya