Berita

Pasar hewan di Pakistan/Net

Dunia

Pasar Hewan Tutup, Ratusan Kucing Dan Anjing Ditelantarkan Hingga Mati Kelaparan

SELASA, 07 APRIL 2020 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan kucing, anjing, dan kelinci ditemukan mati di pasar hewan peliharaan di Pakistan.

Sejak Pakistan diserang oleh wabah virus corona baru, pemerintah memberlakukan penutupan bisnis, yang salah satu di antaranya adalah pasar hewan peliharaan, Pasar Karachi.

Dua pekan setelah penutupan, seorang aktivis dari ACF Animal Rescue bernama Ayesha Chundrigar mulai mendengar tangisan hewan peliharaan di luar pasar yang menampung 1.000 hewan.


Hingga pada akhirnya, Chundrigar yang telah meminta izin pihak berwenang menyelamatkan hewan-hewan yang masih hidup.

"Ketika kami masuk, mayoritas dari mereka sudah mati, sekitar 70 persen. Tubuh mereka terbaring di tanah," kata Chundrigar kepada AFP seperti yang dimuat CNA.

"Itu sangat mengerikan, aku tidak bisa memberitahumu," lanjutnya.

Kebanyakan hewan yang dikurung mati karena kelaparan dalam kandang tanpa cahaya maupun ventilasi.

Hewan peliharaan yang selamat juga berada di antara hewan-hewan yang sudah mati. Tubuh mereka bergetar ketika dimukan.

Seperti halnya di Pasar Karachi, di kota Lahore sekitar 20 mayat anjing ditemukan di selokan dekat Pasar Tollinton.

"Ketika polisi membuka daun jendela, banyak binatang sudah terbaring mati di dalam," kata seorang aktivis bernama Kiran Maheen kepada AFP.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya