Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Prediksi Sri Mulyani Diragukan, Pengamat: Data Virus Corona Pemerintah Saja Tidak Akurat

SELASA, 07 APRIL 2020 | 13:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal jumlah positif virus corona atau Covid-19 mencapai 95 ribu pada Mei 2020 nanti akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan kebijakan yang pas.

Pengamat politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah menilai, prediksi Sri Mulyani soal sebaran Covid-19 masih diragukan lantaran pemerintah pusat hingga saat ini belum memiliki data yang akurat.

"Insting SMI soal sebaran wabah diragukan, kecuali dia menerka dengan dasar kajian para ilmuwan, sementara saat ini data dari pemerintah saja tidak akurat, tentu semakin tidak dapat dipercaya," ucap Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/4).


Namun jika prediksi Sri Mulyani bisa dipertanggungjawabkan, kata Dedi, seharusnya pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan baru untuk mengantisipasi lonjakan jumlah korban Covid-19.

"Dan andai saja benar prediksi itu bisa dipertanggungjawabkan, seharusnya baik, karena akan mempengaruhi kebijakan SMI," katanya.

"Tetapi selama prediksi tersebut tidak didampingi kebijakan baru sebagai upaya adaptasi hadapi kenaikan kasus positif Covid-19, maka sia-sia prediksi SMI," pungkas Dedi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya