Berita

Sebuah Masjid Di Jerman/Net

Dunia

Tidak Seperti Biasanya, Kini Azan Berkumandang Dengan Pengeras Suara Di Jerman Dan Belanda

SELASA, 07 APRIL 2020 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ada yang menarik di tengah wabah virus corona yang menerjang negara-negara di dunia, termasuk Jerman dan Belanda.

Dua negara ini, sebelumnya melarang penggunaan pengeras suara di masjid. Namun, sejak beberapa hari lalu suara azan terdengar berkumandang setiap malam.

Kumandang azan yang langka itu dimulai sejak Jumat lalu, di mana kedua negara Eropa tersebut memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah untuk menghentikan penyebaran Covid-19.


Azan itu berkumandang di masjid-masjid milik DITIB Merkez Mosque—kelompok payung Muslim-Turki—di kota Duisburg barat dan Islamic National National View (IGMG).

Fahrettin Alptekin, perwakilan DITIB di Essen, Jerman, mengatakan, lebih dari 50 masjid lokal di sana menyerukan azan.

“Panggilan Muslim untuk salat dapat didengar dari lebih dari 50 masjid lokal. Azan yang disiarkan melalui pengeras suara umumnya tidak diizinkan di Jerman, kecuali untuk acara-acara khusus," kata Alptekin, melansir Anadolu.  

Ketua asosiasi regional DITIB di Duisburg, Hülya Ceylan, mengatakan hal yang sama.

"Gereja-gereja tetangga kami juga bertanya apakah kami ingin mengambil bagian dalam tanda solidaritas ini setiap malam," ujar Hülya Ceylan.  "Kami mengatakan, kami dapat mendukung komunitas Muslim secara spiritual melalui panggilan untuk salat."

Di Belanda, azan yang disiarkan melalui pengeras suara bemunculan lebih luas untuk mempromosikan solidaritas melawan pandemi COVID-19.

Jerman saat ini memiliki 103.375 kasus virus corona dan angka kematian mencapai 1.810 kematian, serta 28.700 pasien yang disembuhkan.

Sedangkan Belanda memiliki 18.803 kasus dengan 1.867 kematian dan 250 pasien disembuhkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya