Berita

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/net

Dunia

Trump Kirim Dua Perusahaan Farmasi AS Ke London Untuk Bantu Sembuhkan Boris Johnson

SELASA, 07 APRIL 2020 | 10:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta dua perusahaan farmasi AS untuk membantu penyembuhan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Dalam konferensi pers pada Senin malam (6/4), Trump telah meminta perusahaan farmasi yang tidak disebutkan namanya untuk pergi ke London dan menawarkan bantuan guna menyembuhkan Johnson yang saat ini berada di ruang perawatan intensif.

"Saya telah meminta dua perusahaan terkemuka, untuk segera menghubungi London," ujar Trump seperti dimuat The Guardian.


"Mereka memiliki perawatan yang benar-benar canggih dan sudah tiba di Lonton. Kantor London memiliki apa pun yang mereka butuhkan. Kami akan melihat apakah kami bisa membantu. Kami telah menghubungi semua dokter Boris dan kami akan melihat apa yang terjadi," lanjutnya.

Sehari sebelum melakukan konferensi pers, Trump sendiri sudah melakukan rapat dengan empat kepala perusahaan farmasi dan biotech AS, yaitu Amgen, Genetech, Gilead, dan Regeneron.

"Mereka sudah melakukan pertemuan dengan para dokter dan kita akan melihat apa yang terjadi. Ketika anda berada dalam perawatan intensif, itu adalah masalah besar. Jadi mereka tetap di sana dan bersiap," tambah Trump.

Trump sendiri selama ini menganggap Johnson sebagai salah satu sekutu terdekatnya. Ketika ia mendengar Johnson dibawa ke ruang perawatan intensif, Trump mengaku sedih.

"Kami sangat sedih mendengar bahwa ia dibawa ke perawatan intensif sore ini, beberapa saat yang lalu, dan orang Amerika semua berdoa untuk kesembuhannya," kata Trump pada Minggu (5/4).

"Dia benar-benar teman yang baik. Dia benar-benar sesuatu yang sangat istimewa, kuat, bertekad, tidak berhenti, tidak menyerah," imbuhnya.

Johnson sendiri dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru pada 27 Maret. Setelah sekitar 10 hari melakukan karantina mandiri, Johnson dilarikan ke rumah sakit pada Minggu. Keesokannya, ia dipindahkan ke ruang perawatan intensif untuk menggunakan ventilator.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya