Berita

Warga Australia Banyak Yang Menggunakan Masker Kesehatan Yang Seharusnya Untuk Para Tim Medis/Net

Dunia

Mendapat Banyak Kiriman Ucapan Terima Kasih Dan Pizza, Tim Medis Australia Berseru: Kami Nggak Laper, Kami Butuh Masker

SENIN, 06 APRIL 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pekerja rumah sakit Australia menerima banyak surat ucapan terima kasih atas jasa mereka, bahkan sebagian dari mereka mengirimkan buah atau makanan seperti pizza.

Tim medis membalas ucapan terima kasih mereka dengan mengatakan bahwa ia membutuhkan masker, bukan pizza.

Tim medis merasa prihatin di tengah kurangnya pasokan masker, terutama masker kesehatan N95, warga Australia malah terlihat berjalan-jalan menggunakan masker tersebut.


"Setiap hari kami mendapat banyak surat ucapan terima kasih, beberapa orang membawa pizza untuk kami, dan lain-lain," kata seorang dokter darurat senior, melansir Reuters.  "Tapi aku hanya ingin pergi ke sana dan berkata 'Hei, kita tidak lapar. Kami membutuhkan masker'."

Dokter lainnya mengatakan, "Jika Anda pergi ke komunitas, maka  yang Anda lihat di wajah banyak orang adalah masker N95, sementara itu tidak ada di rumah sakit."

Berulang kali pihak berwenang mengatakan akan menyiapkan persediaan peralatan perlindungan pribadi (APD) dan upaya untuk menghasilkan lebih banyak lagi alat-alat tersebut.

Tetapi ternyata staf di beberapa rumah sakit harus menghadapi kenyataan adanya pembatasan ketat pada penggunaan masker wajah N95 karena persediaan benar-benar kurang.

Akhirnya mereka terpaksa menggunakan masker seadanya. Ada yang terbuat dari plastik dengan karet gelang.

"Beberapa bahkan menggunakan peralatan selam," kata Andrew Miller, Presiden Asosiasi Medis Australia negara bagian Australia Barat.

“Kami memiliki dokter dan perawat yang telah didisiplinkan karena mencoba mengenakan masker di tempat kerja. Ini situasi yang penuh dengan konflik dan kebingungan. ”

Petugas kesehatan mengatakan pedoman tentang penggunaan APD yang dikeluarkan ketika Australia hanya memiliki beberapa kasus Covid-19. Saat ini pedoman tersebut tidak berlaku lagi seiring kasus yang bertambah dan banyaknya orang yang mulai melakukan pencegahan dengan menggunakan masker.

"Staf medis garis depan kami tidak percaya bahwa APD akan tersedia ketika mereka membutuhkan karena mereka telah melihat di negara lain petugas layanan kesehatan meninggal karena kurangnya APD," ​​katanya.

Kekurangan global masker N95 dan peralatan pelindung lainnya telah memicu kemarahan dan protes oleh petugas kesehatan di Amerika Serikat dan di tempat lain.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt pada hari Minggu mengatakan pemerintah akan segera melepaskan 10 juta masker untuk petugas kesehatan.

"Masih banyak yang akan datang, termasuk sejumlah besar sarung tangan, gaun, kacamata," janji Hunt kepada televisi Nine News.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya