Berita

Panic buying akibat virus corona/Net

Kesehatan

Saring Informasi, Cara Bijak Atasi Kecemasan Covid-19

SENIN, 06 APRIL 2020 | 00:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Merasa cemas saat situasi pandemik Covid-19 adalah respons yang wajar, mengingat dipersepsikan sebagai situasi yang berbahaya atau dapat mengancam keselamatan. Namun, rasa cemas tersebut perlu dikelola agar individu tetap bisa berfungsi.

Menurut psikolog Shinta Mayasari, kecemasan bisa dikelola dengan melakukan pembatasan diri terhadap paparan informasi mengenai virus corona dari media, baik media televisi, media daring, maulun media lainnya.

Pembatasan informasi ini perlu dilakukan terlebih kepada individu yang memiliki kepribadian mudah takut dan cemas.


“Namun kita tetap perlu mengetahui perkembangan Covid-19. Pilih sumber yang akurat dan terpercaya, misalnya dari pemerintah atau kementrian kesehatan. Dan mengecek informasinya tidak perlu berulang kali, cukup 1 atau 2 kali saja sehari,” jelasnya dilansir RMOLLampung, Minggu (5/4).

Menurutnya, agar masyarakat mengalihkan perhatian atau pikiran dari corona bisa dengan melakukan kegiatan senormal mungkin, dan membuat jadwal kegiatan atau aktivitas rutin aga dengan tetap memperhatikan perlindungan diri.

“Misalnya kita mengerjakan hobi, melakukan hal-hal yang selama ini tidak sempat dikerjakan karena aktivitas di luar rumah seperti mendekorasi ulang rumah, berinteraksi dengan keluarga, bermain, mendampingi anak belajar, beribadah atau berolahraga bersama keluarga,” jelasnya.

Bagi yang tinggal sendiri, juga tetap bisa berinteraksi dengan sahabat atau keluarga. Hubungi mereka dangan kecanggihan teknologi, misalnya video call.

“Bertukar kabar, saling berbagi cerita, beri semangat pada mereka, tularkan rasa optimis dan kebahagiaan. Interaksi tetap boleh hanya tidak secara langsung,” ujarnya.

Berpikir positif juga dianjurkan agar mood bahagia, hal itu akan membuat produksi antibodi dalam tubuh meningkat. Alhasil, daya tahan tubuh juga akan meningkat.

“Tapi kalau kita cenderung berpikiran negatif, perasaan takut atau cemas berlebihan sehingga mood menjadi sedih, maka produksi antibodi menurun sehingga kita malah lebih rentan terkena virus,” jelas Shinta.

Di sisi lain, berpikir negatif dan merasa cemas serta ketakutan akan hal-hal yang belum terjadi tentu menghabiskan energi kita. Lawan hal ini dengan bertindak untuk menghentikan kecemasan.

"Misalnya melindungi diri dan keluarga, rajin cuci tangan, mengelap perabot rumah yang sering disentuh dengan desinfektan, menjaga asupan gizi yang sehat, berolahraga secara teratur, membatasi diri dari interaksi langsung dan kerumunan, menghindar dari orang yg sakit,” sambung akademisi Unila ini.

Di luar dari itu, teknik relaksasi sederhana seperti bernafas 478 juga bisa dilakukan saat perasaan cemas datang.

“Tarik nafas 4 detik, tahan 7 detik, lalu embuskan 8 detik. Lakukan latihan ini berulan karena dapat membantu kita lebih relaks,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya