Berita

Wapres RI Maruf Amin saat videoconference dengan Gubernur DKI Anies Baswedan/Repro

Politik

Bersurat Ke Sri Mulyani, Anies Minta Dana Bagi Hasil Rp 2,4 T Milik Jakarta Segera Dicairkan

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 21:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalokasikan dana Rp 3 triliun lebih untuk penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) di DKI Jakarta.

Anies menyampaikan apabila dibutuhkan anggaran lebih, Pemprov DKI Jakarta masih memiliki dana yang berasal dari bagi hasil.

"Ketika ratas (rapat terbatas) kita sampaikan bahwa ada dana bagi hasil yang sesungguhnya perlu segera dieksekusi karena itu akan membantu sekali," ujar Anies saat melakukan Video Conference bersama Wakil Presiden RI, Maruf Amin, Kamis (2/4).


Anies menjelaskan, merujuk pada tagihan tahun lalu, piutang dari Kementerian Keuangan kepada Jakarta semula nilainya ada Rp 6,4 triliun.

Namun karena ada beberapa penyesuaian dan berubah akhirnya menjadi Rp 5,1 triliun.

Kemudian selain piutang yang ditanggung Menkeu sebesar Rp 5,1 T, ada pula dana bagi hasil tahun ini Kuartal kedua sebesar Rp 2,4 triliun.

"Kami berharap itu bisa segera dicairkan," ungkap Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan tantangan di Jakarta sesungguhnya bukan pada anggaran, tetapi pada cash flow. Untuk itu Anies berharap dana itu bisa dicairkan sehingga memiliki  keleluasaan secara cash flow.

"Itu kemarin yang kita laporkan kepada bapak Presiden pada saat ratas bahwa kita berharap dana bagi hasil itu segera ditransfer. Saya juga  sudah menyampaikan secara resmi melalui surat kepada Menteri Keuangan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya