Berita

Menteri Edhy sidak perizinan ekspor/Istimewa

Nusantara

Sidak Perizinan Ekspor, Menteri Edhy Minta Prosedur Dilakukan Secara Online

RABU, 01 APRIL 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Jakarta II di Kawasan Jalan Enggano, Tanjung Priok Jakarta Utara. Kunjungan ini dilakukan usai melepas ekspor hasil perikanan di kawasan Koja.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Edhy memotivasi jajarannya untuk tetap semangat dan memberikan pelayanan maksimal meski di tengah pandemik Covid-19. Selain itu, ia juga meminta agar mekanisme perijinan secara daring (online) lebih dimaksimalkan.

“Saya minta kepada jajaran untuk memangkas prosedur yang panjang serta mengubah proses perijinan terkait ekspor menjadi online sehingga lebih murah dan cepat,” kata Menteri Edhy di kantor BKIPM Jakarta II, Rabu (1/4).


Usai bercengkrama dengan pegawai BKIPM Jakarta II, Menteri Edhy meninjau Pelayanan Perizinan Perkarantinaan terkait ekspor hasil perikanan. Ia pun optimis ke depan makin banyak hasil perikanan yang diekspor di tengah situasi wabah Covid-19 saat ini.

BKIPM, lanjut Menteri Edhy, tetap bertugas di pintu-pintu ekspor seperti Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Panjang Lampung, serta Pelabuhan Belawan Medan.

“Pesan saya untuk anda semua, tetap jaga kesehatan agar kita dapat berjuang untuk menjalankan roda perekonomian kita melalui ekspor hasil perikanan,” sambungnya.

Menteri Edhy juga sebelumnya melepas 32.021,2 ton ekspor hasil perikanan ke 13 negara seperti Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Mauritus, Reunion, Taiwan, Thailand, USA, Vietnam, dan Lithuania.

Nilai ekspor yang dilepas dari Jakarta ini mencapai Rp 194,6 miliar. Menggunakan KM OOCL Guangzhou, hasil perikanan tersebut berasal dari 36 perusahaan Indonesia yang dikemas dalam 115 unit kontainer.

Komoditi yang diekspor pada hari ini terdiri dari 28 jenis yaitu udang, cumi, paha kodok, sotong, cunang, cakalang, yellow fins tuna, kakap merah, kerupuk ikan. Kemudian bawal putih, kepiting kaleng, udang asin, tepung ikan, minyak ikan, keong kaleng, tempura udang, loin tuna, ikan kakak tua, ikan layaran, ikan kerapu, marlin, kepiting salju, ikan gulama, ikan barakuda, ikan cobia, ikan sebelah dan tepung udang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya