Berita

Menlu Retno Marsudi/Net

Nusantara

Menlu Retno: Perwakilan Indonesia Bantu WNI Di Luar Negeri Terkait Wabah Covid-19, Paling Banyak Para ABK

JUMAT, 27 MARET 2020 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah negara telah memberlakukan lockdown sebagai upaya memerangi wabah virus corona.

Pemberlakuan ini tentu berdampak terhadap keberadaan WNI di negara-negara tersebut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan bahwa negara lewat perwakilannya di luar negeri akan memberikan perlindungan kepada WNI terkait wabah virus Corona.


"Selain kita berusaha untuk menangani Covid-19 yang ada di dalam negeri di Indonesia, pada saat yang sama kita juga melakukan perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang berada di luar negeri,” ujar Retno dalam pidatonya pada laman Sekretariat Presiden, Kamis (25/3).

Setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda untuk warganya terkait penanganan virus corona.

Kebijakan negara-negara di dunia yang berdampak kepada WNI membuat perwakilan Indonesia di luar negeri memberi bantuan dan pemantauan. Jumlah WNI yang paling banyak mendapatkan bantuan adalah anak buah kapal (ABK).

"Karena warga negara Indonesia banyak sekali yang bekerja di kapal-kapal yang pada saat ini memiliki beberapa kasus positif virus corona,“ ujar Retno.

Lebih dari 1.600 kasus yang dihadapi warga negara Indonesia di luar negeri dan macam-macam sifatnya. Retno bersama jajarannya berusaha semaksimal mungkin memberikan bantuan kepada mereka.

Retno menyampaikan pidatonya sesaat setelah usai menemai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang mengikuti pertemuan KTT G20 secara virtual dari Istana Negara.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan harus bisa menang melawan pandemi virus Corona.

"Tadi dalam pernyataannya Bapak Presiden, intinya kembali menekankan pentingnya kerja sama, soliditas, sinergi dan Presiden menyampaikan pesan yang sangat kuat, bahwa kita harus memenangkan dua peperangan sekaligus, yaitu melawan COVID-19 dan yang kedua melawan pelemahan ekonomi dunia saat ini," kata Retno.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya