Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

ODP Di Subang Menjadi 115 Orang, 7 Di Antaranya WNA

KAMIS, 26 MARET 2020 | 12:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona baru (Covid-19) di Kabupaten Subang terus mengalami peningkatan. Dari sebelumnya hanya terdapat 84 orang, kini telah menjadi 115 ODP.

Demikian diungkapkan Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, dr Maxi, Rabu (25/3). Dari seluruh ODP tersebut, 7 orang di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

“Mereka ini merupakan pekerja di megaproyek pelabuhan internasional dan begitu datang langsung menjalani isolasi selama 14 hari,” ujar Maxi.


Maxi menjelaskan, isolasi mandiri tersebut dimaksudkan untuk melihat perkembangan dan pemantauan yang bersangkutan, sehingga tidak diperbolehkan untuk bekerja terlebih dahulu.

“Kecuali bila selama 14 hari mereka tidak menunjukan sakit, baru boleh kerja,” tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Jika menunjukkan tanda-tanda sakit dan mengarah ke Covid-19 akan langsung masuk rumah sakit. Apabila hanya sakit biasa, mereka akan ditangani klinik perusahaan atau tenaga kesehatan di Puskesmas.

Selain ODP, terangnya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 8 orang. Seorang di antaranya sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Ciereng Subang karena hasilnya menunjukkan negatif Covid-19.

“Dua orang lainnya sudah negatif dan tidak dilakukan isolasi kemudian dipindah ke ruangan lain. Tinggal 5 orang masih menjalani isolasi,” jelas Maxi.

Berikut data yang tercatat sebagai ODP dilihat dari usia. Terdiri dari 1 orang 6-19 tahun, 4 orang 20-29 tahun, 22 orang 30-39 tahun, 47 orang 40-49 tahun, 28 orang 50-59 tahun, 6 orang 60-69 tahun, 5 orang, dan 2 orang 70-79 tahun.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya