Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Trump Akhirnya Minta Bantuan Korsel Alat Tes Virus Corona

RABU, 25 MARET 2020 | 17:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nampaknya Amerika harus belajar dari Korea Selatan (Korsel) yang saat ini bisa menekan angka kasus virus corona.

Negara yang semula terdampak virus corona paling parah selain China itu, saat ini mulai menata lagi kehidupannya. Semua itu berkat kerja keras Korsel mengendalikan wabah lewat upaya penelusuran kontak pasien corona dan peraturan karantina ketat.

Kini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta bantuan kepada Korsel untuk penyediaan alat tes virus corona, melansir AFP, Rabu (25/3).


Trump menghubungi Presiden Korsel Moon Jae-in melalui telepon.

"Presiden Amerika Serikat, Trump telah mengajukan permintaan kepada kita untuk penyediaan mendesak barang-barang karantina seperti alat diagnosa," kata Moon dalam kunjungannya ke pengembang alat tes corona di Seoul, Korsel.

Dalam percakapan telepon Moon mengatakan pada Trump bahwa alat tes tersebut akan membutuhkan persetujuan dari FDA atau Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS.

Trump meyakini ia akan mendapatkan persetujuan tersebut segera.

"Jika ada surplus domestik, saya akan mendukung sebanyak mungkin," begitu jawaban Moon kepada Trump.

Belum dketahui berapa banyak yang akan diberikan Korsel kepada AS.

Pihak Gedung Putih pun tidak menjelaskan kronologis percakapan kedua pimpinan itu.

Saat ini, angka kasus positif corona di AS mencapai lebih dari 55 ribu dan lebih dari 700 meninggal dunia.

Amerika menjadi wilayah pandemi terparah setelah China dan Italia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya