Berita

Pesawat jet pribadi/Net

Dunia

Demi Bisa Pulang, Pelajar China Di AS Rela Bayar Ratusan Juta Rupiah Untuk Sewa Satu Kursi Pesawat Jet Pribadi

RABU, 25 MARET 2020 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat diprediksi bisa menjadi pusat penyebaran infeksi baru di dunia yang mungkin menggantikan China.

Dengan banyaknya kasus corona atau Covid-19 saat ini di negeri Paman Sam dan lonjakan kasus baru yang terus terjadi, hal tersebut bukan lah tidak mungkin.

Sementara itu, di China yang menjadi pusat penyebaran virus pertama, kondisi sudah mulai stabil. Kota Wuhan bahkan sudah melonggarkan pembatasannya.


Alhasil, banyak pelajar dari China di AS yang berebut ingin pulang.

Bagi pelajar dari keluarga yang kaya, mereka rela merogoh kocek puluhan ribu dolar untuk menyewa sebuah tempat duduk di jet pribadi untuk pulang ke China.

Seperti halnya seorang pengacara di Shanghai, Jeff Gong yang mengatakan putrinya yang bersekolah di Wisconsin meminta 25.460 dolar AS atau setara dengan Rp 413 juta (Rp 16.227/dolar AS) untuk uang saku dan tiket pulang.

"Putri saya memohon untuk membawanya pulang. Dia berkata, 'Tidak, saya tidak ingin uang, saya ingin pulang'," kata Gong seperti dimuat CNA.

Selain karena kasus corona di AS sudah menembus angka lebih dari 50 ribu, keinginan para pelajar untuk pulang juga diperparah dengan pengurangan secara dramatis kapasitas penerbangan.

Di mana pada Selasa (24/3), sebanyak 3.102 dari 3.800 penerbangan komersial ke dan dari China dibatalkan.

"Agen (sekolah) melakukan kontak atas nama keluarga China yang ingin memesan pesawat pribadi, mengingat kurangnya penerbangan maskapai," ujar Direktur Komersial Private Fly, Annelies Gracia.

Namun, saat ini Beijing sendiri telah melarang semua penerbangan charter. Shanghai juga diperkirakan akan menyusul.

Sementara itu, Air Charter Service yang berbasis di AS sendiri masih membuka layanan sewa untuk Bombardier 6000 dengan 14 kursi. Di mana satu kursi dihargai 23 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 373 juta.

"Kami telah mengatur sejumlah jet pribadi yang melakukan perjalanan dari AS ke China untuk memulangkan warga negara China dengan rute termasuk New York dan Boston ke Shanghai, San Jose ke Hong Kong dan Los Angeles ke Guangzhou," kata seorang PR Air Charter Service, Glenn Phillips.

"Kisaran harga sangat tergantung pada posisi pesawat pada tanggal dan waktu yang diminta, dan rute yang tepat," tambahnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya