Berita

Warga Yordania borong roti/Net

Dunia

Yordania Longgarkan Jam Malam, Warga Langsung Borong Roti

RABU, 25 MARET 2020 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yordania mulai melonggar. Perdana Menteri Omar Razzaz mengatakan pemerintah akan mengizinkan warga untuk membeli makanan setelah pemberlakuan jam malam yang ketat.

Setelah jam malam diberlakukan pada Sabtu (21/3) oleh dekrit Raja Abdullah, toko bahan makanan, hingga apotek tutup.

Pembatasan di Yordania juga diperketat dengan pengerahan pasukan tentara dan kendaraan lapis baja untuk mengawasi warga. Itu dilakukan setelah banyak orang yang tidak menganggap serius aturan social distancing yang sebelumnya diberlakukan.


Akhirnya setelah lima hari, tepatnya pada Selasa (24/3), Razzaz mengatakan warga diizinkan untuk meninggalkan rumah pada Rabu (25/3) dari pukul 10 pagi hingga 6 sore waktu setempat.

“Saya mengerti kekhawatiran dan kecemasan. Jam malam bukanlah keadaan alami yang pernah kita alami sebelumnya dan mencerminkan secara negatif dan psikologis pada kita,” kata Razazz seperti dimuat Reuters.

Razzaz mengatakan, supermarket akan mulai dibuka kembali pada Kamis (26/3) untuk menjual barang secara online dan dikirim ke rumah guna menghindari terjadinya keramaian.

Sementara itu, Razzaz juga mengatakan, peyerbuan terhadap suatu toko akan membuat toko tersebut ditutup.

"Entah ada disiplin atau kita akan tutup toko yang kita lihat macet," katanya.

Pada Selasa, pemerintah sebenarnya telah menggunakan bus untuk menjual roti ke lingkungan-lingkungan penduduk. Namun, kepanikan terjadi di beberapa daerh yang membuat orang-orang berlarian ke luar rumah untuk membeli roti dalam jumlah banyak.

Saat ini, Yordania sendiri memiliki lonjakan kasus corona di mana Menteri Kesehatan Saad Jaber mengatakan jumlah kasus saat ini menjadi 153.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya