Berita

Taiwan/Net

Dunia

Taiwan Ungkap Dapat Penolakan Dari WHO Ketika Bertanya Perihal Virus Corona

SELASA, 24 MARET 2020 | 18:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan mengaku Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengabaikan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan virus corona pada saat awal wabah muncul.

Pemerintah Taiwan mengatakan, China telah menekan WHO untuk tidak memasukkannya ke dalam anggota atas prinsip "one country, two systems".

Menurut Kepala Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan, Chou Jih-haw, pihaknya telah menulis surat kepada WHO dan China pada 31 Desember lalu untuk meminta informasi mengnai virus corona tau Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei itu. Termasuk kemungkinan adanya penularan dari manusia ke manusia.


"Kami bertanya kepada mereka, apakah ada kemungkinan penularan dari manusia ke manusia. Kami memang bertanya kepada mereka dan mengingatkan mereka tentang masalah ini," ujar Chou seperti dilansir Reuters, Selasa (24/3).

Untungnya, dengan sigap, pemerintah Taiwan mulai menyaring penumpang yang terbang dari Wuhan pada hari yang sama dan mengaktifkan pusat operasi darurat pada 2 Januari, kata Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-chung.

Chen mengatakan, ketika mereka mengirim para ahli ke China pada Januari untuk mempelajari virus tersebut, mereka tidak diizinkan untuk menemui pasien atau pergi ke pasar makanan laut Wuhan.

Dari situlah, pemerintah Taiwan mulai sadar virus ini harus ditanggapi dengan serius. Hingga pada akhirnya pada 20 Januari, China mengonfirmasi virus corona bisa menular antar manusia.

Sementara itu, Taiwan sendiri saat ini berusaha keras untuk meminimalisir penyebaran virus. Di mana jumlah kasus di sana saat ini mencapai lebih dari 200 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya