Berita

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha/Net

Dunia

Thailand Deklarasikan Keadaan Darurat, Pengerahan Militer Dimungkinkan

SELASA, 24 MARET 2020 | 16:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Thailand mendeklarasikan keadaan darurat nasional pada Selasa (24/3).

Dikatakan oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, kabinetnya telah setuju untuk memberlakukan keadaan darurat yang terhitung pada Kamis (26/3) selama satu bulan.

Dengan deklarasi tersebut, pemerintah Thailand akan mengambil langkah-langkah yang lebih keras untuk mengendalikan penyebaran virus corona atau Covid-19.


Termasuk dengan memberlakukan jam malam, menyensor media, membubarkan pertemuan, hingga mungkin pemempatan pasukan militer untuk menegakkan aturan tersebut.

Dalam pidatio singkat yang disiarkan di televisi, Prayuth kemudian mendesak warganya untuk tetap tenang dan memperingatkan mereka akan menyalahgunaan media sosial.

Ia juga mengatakan akan melakukan penegakkan aturan yang lebih keras terhadap para penimbun, melansir ABC.

Keputusan ini diambil seiring dengan melonjaknya kasus baru di Thailand.

Pada Selasa, pemerintah Thailand mengonfirmasi adanya 106 kasus baru sehingga total infeksi mencapai 827 orang dengan 3 kematian.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya