Berita

Salah seorang biksu di Thailand mengenakan masker buatan sendiri dari bahan plastik dan kain/AFP

Dunia

Di Tengah Wabah, Biksu Buddha Di Thailand Produksi Masker Dari Plastik

SENIN, 23 MARET 2020 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah biksu Buddha di Thailand tidak tinggal diam menghadapi virus corona yang mewabah di negara tersebut.

Thailand sendiri diketahui merupakan salah satu negara dengan tingkan infeksi virus corona tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Hingga akhir pekan kemarin saja, jumlah infeksi yang dikonfirmasi meningkat dua kali lipat menjadi 721 kasus.


Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah Thailand mengambil langkah tegas seperti menutup perbatasan dan ruang publik.

Di waktu yang bersamaan, sekelompok biksu dari kuil Chak Daeng di dekat Bangkok juga ikut menghadapi wabah dengan cara membuat masker sendiri dari bahan plastik.

Dikabarkan Channel News Asia (Senin, 23/3), kuil ini terkenal karena kesadaran lingkungan yang tinggi.

Para biksu, dengan dibantu sukarelawan di kuil ini membuat masker sendiri dengan bahan serat sintetis yang diekstraksi dari plastik. Bahan tersebut ditenun dengan kapas ke tumpukan kain untuk menyaring potensi virus.

Untuk menambah ketenangan pikiran, para biksu menambahkan semacam kata mutiara di masker tersebut yang berbunyi, "mengetahui masalahnya adalah menemukan cara untuk mengakhiri penderitaan".

Banyak umat Buddha percaya bahwa menemukan sumber masalah seseorang menempatkan seseorang pada jalan menuju pencerahan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya