Berita

Kerusuhan di Penjara Kolombia, Memancing Perhatian Publik Dari Luar Pagar/Net

Dunia

Penjara Penuh Sesak, Napi Cari Ribut Hingga Tewaskan 23 Orang Dan Puluhan Luka-luka

SENIN, 23 MARET 2020 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 23 tahanan tewas dan 83 lainnya luka-luka karena kerusuhan yang terjadi di penjara ibukota Kolombia, Bogota.

Kerusuhan dipicu lantaran banyak narapidana yang mengeluh khawatir akan penularan virus corona. Beberapa narapidana memulai dengan keributan kepada penjaga, memprotes sebaiknya mereka diberi kebebasan ringan atau dipindah ke tempat yang lebih baik yang tidak berdesakan.

Dari keributan itu beberapa narapidana berusaha melarikan diri. Sementara beberapa lainnya membuat percikan api kecil di dalam dan melukai penjaga, sehingga kondisi di dalam penjara menjadi ricuh.


Menteri Kehakiman Kolombia, Margarita Cabello, mengatakan 32 narapidana harus dirawat di rumah sakit akibat kejadian itu. Juga ada tujuh sipir terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, dan telah dilarikan ke ruang gawat darurat, melansir Reuters, Senin (23/3).

"Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan dan menyakitkan," kata Cabello. "Tadi malam ada upaya pelarian kriminal massal di penjara El Modelo dan kerusuhan di berbagai pusat penahanan di seluruh negeri."

Namun, Cabello menegaskan tidak ada yang berhasil melarikan diri saat itu.

Kantor ombudsman hak asasi manusia meminta pemerintah untuk mendeklarasikan darurat penjara yang dapat memungkinkan pembebasan dini bagi tahanan yang lebih tua.

"Mungkin ada kebijakan untuk membebaskan tahanan usia 60 tahun ke atas atau memberikan pengurangan hukuman," pernyataan kantor itu di Twitter.

Data dari Kementerian Kehakiman, 132 penjara di Kolombia memiliki kapasitas 81.000 napi. Tetapi pada kenyataannya menampung lebih dari 121.000 tahanan.

Kondisi yang berdesakan ini yang membuat mereka protes terutama kekhawatiran akan penularan virus corona.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya