Berita

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

Rekrut Tenaga Medis, Malaysia Alokasikan Dana Tambahan Sebesar Rp 2,2 Triliun

SENIN, 23 MARET 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Malaysia mengalokasikan dana tambahan untuk mengatasi wabah virus corona (Covid-19).

Sebanyak 600 juta ringgit atau setara dengan Rp 2,2 triliun (Rp 3.771/ringgit) akan diberikan kepada Kementerian Kesehatan (MOH) untuk membiayai tenaga medis baru, terutama perawat.

Dikatakan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, sebanyak 500 juta ringgit atau Rp 1,8 triliun akan digunakan untuk membeli peralatan medis, seperti ventilator, peralatan unit perawatan intensif (ICU), peralatan perlindungan pribadi ekstra (PPE) untuk tenaga medis, dan peralatan laboratorium.


"Pemerintah juga telah menyetujui prosedur pengadaan darurat untuk mempercepat pembelian peralatan penting ini," kata Muhyiddin dalam konferensi pers pada Senin (23/3) seperti dimuat Bernama.

Sebelumnya, pemerintah Malaysia juga telah melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Data dari Johns Hopkins menunjukkan, saat ini Malaysia memiliki jumlah kasus sebanyak 1.306 orang dengan 10 orang meninggal dunia, sementara 139 telah pulih.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya