Berita

Petugas kesehatan Palestina berfoto di halaman sekolah Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kamp pengungsi al-Shati di Kota Gaza pada 18 Maret 2020, saat persiapan sedang berlangsung untuk menerima, memeriksa dan mengisolasi korban virus corona Covid-19/AFP

Dunia

Gaza Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19

MINGGU, 22 MARET 2020 | 23:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Gaza, Palestina mengkonfirmasi dua kasus pertama infeksi virus corona atau Covid-19 di wilayah tersebut.

"Dua kasus pertama virus corona telah dikonfirmasi di Jalur Gaza yang berpenduduk padat," kata pejabat kesehatan Palestina, Minggu (22/3).

Mereka adalah dua orang pria Palestina yang sama-sama berusia 30 tahunan. Keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah kembali dari Pakistan Sabtu malam (21/3) dan ditahan di tempat karantina yang didirikan di kota perbatasan Rafah.


Sejauh ini, keduanya dilaporkan berada dalam kondisi yang stabil.

"Alhamdulillah, lingkaran kontak itu tidak besar," kata ketua kantor media pemerintah Gaza, Salama Marouf kepada Reuters.

Dia menambahkan bahwa semua orang yang berhubungan dengan kedua orang itu juga telah dikarantina. Namun belum jelas berapa banyak orang yang telah dikarantina sejauh ini.

Namun perlu diketahui bahwa otoritas Gaza juga melakukan sejumlah langkah meminimalisir risiko penularan virus corona di wilayah tersebut. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menutup sekolah, pasar umum, dan aula acara selama dua pekan.

Untuk diketahui bahwa wilayah Gaza masih diblokade oleh Israel. Hal itu berarti, ada pembatasan ketat gerakan lintas-perbatasan selama bertahun-tahun.

Hal itu akan mempersulit penanganan pasien virus corona di Gaza.

Pekan lalu, kelompok Hamas yang berbasis di Gaza mengatakan bahwa mereka hanya akan mengizinkan hanya pasien yang membutuhkan perawatan medis mendesak di luar Gaza untuk menyeberang ke Mesir atau Israel.

Sementara itu, kantor penghubung militer Israel ke Palestina pada Satu (21/3) mengatakan bahwa pihaknya menutup perbatasan dengan Gaza serta dengan Tepi Barat yang diduduki untuk lalu lintas komersial, meskipun beberapa pasien dan staf kemanusiaan masih dapat menyeberang.

Kementerian Kesehatan Palestina sendiri telah melaporkan 59 kasus infeksi virus corona di Tepi Barat yang diduduki. Sementara di Israel, jumlahnya lebih besar dengan 945 kasus infeksi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya