Berita

Ilustrasi penanganan pasien corona/Net

Kesehatan

Dua Orang Di Merauke Jadi Orang Pertama Positif Corona

MINGGU, 22 MARET 2020 | 18:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua orang warga Merauke yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) RSUD Marauke dinyatakan positif mengidap virus corona.

Hal itu dinyatakan langsung oleh pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Kesehatan Merauke. Plt Kepala Dinas Kesehatan Merauke, Nevile R Muskita menyampaikan, dua orang pasien positif corona itu berjenis kelamin laki-laki berusia 46 tahun dan 31 tahun.

Sejauh ini, RSUD Merauke telah merawat 5 pasien PDP usai adanya tambahan dua pasien PDP hari ini. Pasien PDP keempat seorang laki-laki berumur 33 tahun yang masuk pada Sabtu malam.


“Pasien PDP keempat ini masuk tadi malam. Yang bersangkutan memang selama ini orang dalam pemantauan. Lalu tadi malam, kami mendapat informasi kalau yang bersangkutan demam dan nyeri di tenggorokan. Sehingga sesuai kriteria, kami evakuasi ke rumah sakit dan kami rawat. Sementara ditetapkan sebagai pasien dalam perawatan keempat,’’ ujar Nevile kepada wartawan, Minggu (22/3).

Sementara pasien dalam pengawasan kelima masuk ke RSUD Merauke Minggu (23/3) sekitar pukul 12.00 WIT yang di rawat dan telah ditetapkan sebagai PDP.

‘’Pasien PDP kelima ini adalah seorang laki-laki umur 30 tahun jelasnya,” tambahnya.

Dijelaskan lebih jauh, pasien kedua dan keempat pernah melakukan kontak dengan pasien pertama.

Sementara pasien kelima belum diketahui apakah pernah melakukan perjalanan ke luar Merauke atau melakukan kontrak dengan pasien PDP yang dirawat tersebut sebelumnya.

“Kami belum dapat informasi rinciannya dari RSUD Merauke. Tapi yang jelas, saat ini pasien kelima sudah dirawat dengan status PDP,” katanya.

Soal adanya satu rujukan pasien PDP dari Boven Digoel, Nevil menjelaskan bahwa yang bersangkutan belum masuk ke RSUD Merauke.

‘’Kemungkinan malam baru sampai di Merauke,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya