Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

Tri Risma Jangan Anggap Enteng Covid-19 Dan Asal Komentar

MINGGU, 22 MARET 2020 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kelakar Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang menyebut Surabaya berada dalam zona merah Corona karena PDIP, menuai kritik dari sejumlah kalangan.

Mayoritas menilai bercandaan Rismaharini tersebut tidak tepat lantaran mengabaikan perasaan pasien yang terpapar Covid-19. Terlebih lagi, wabah mematikan dari Wuhan, China ini merupakan pandemik global yang serius ditangani di semua negara.

"Tak boleh Risma main-main terhadap persoalan virus corona. Apalagi Surabaya sudah berstatus zona merah. Jangan anggap enteng dan jangan seenaknya komentar," ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/3).


Ujang menegaskan dibanding membuat gurauan, lebih baik Risma melakukan tindakan pengendalian untuk memerangi virus corona.

"Bukan berkelakar seolah-olah tak ada apa-apa," sindir Ujang.

Organisasi Kesehatan Dunia atau The World Health Organization (WHO) sudah menetapkan virus corona sebagai pandemik global. 

Di Indonesia sendiri, jumlah pasien positif tertular Covid-19 terus bertambah. Sampai dengan hari ini total
kasus mencapai 450 kasus, di mana 38 di antaranya meninggal dunia.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya