Berita

Gubernur Jawa Tengah/Net

Kesehatan

Berbincang Dengan Dokter ‘Corona’ Handoko, Ganjar Pranowo Sampaikan Pesan Menyentuh Ini

SABTU, 21 MARET 2020 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan apresiasinya terhadap Dokter Handoko Gunawan, ahli paru yang mendedikasikan dirinya untuk merawat pasien virus corona.

Bahkan tadi malam, Jumat (20/3), Ganjar menyempatkan diri menghubungi Handoko lewat telepon. Percakapan telepon bersama Handoko diunggahnya lewat akun Instagram @ganjar_pranowo.

"Beliau bernama Handoko. Cucunya memanggil engkong Handoko, seorang dokter yg mendedikasikan diri utk kemanusiaan. Bbrp menit lalu jam 22.31 saya ngobrol sama beliau..., begini pesan beliau," tulis Ganjar dalam akunnya, Sabtu (21/3).


“Bagaimana kondisi Bapak hari ini?” tanya Ganjar.

"Udah sehat, udah bisa makan. Tapi capeknya luar biasa, dikarantina sama dokter paru-paru saya,” jawab Handoko.

Ganjar pun berterus terang bahwa ia mengikuti kabar tentang Handoko lalu mencari nomor teleponnya.

“Saya mencari nomor Bapak, dan akhirnya hari ini bisa bertemu. Saya sangat menghormati, saya apresiasi, Bapak menginspirasi kami anak-anak muda ini, Pak.”

Ganjar pun meminta Handoko sedikit menceritakan perjalanannya sampai akhirnya harus beristirahat karena kelelahan.

"Situasinya buruk, mesti ada terobosan. Kalau kayak begini terus, kita nggak tahu yang bertemu di pasar itu siapa, pasien PDP atau ODP, mesti ada terobosan gak bisa cara begini,” urai Handoko.

Handoko pun menitipkan pesan kepada Ganjar, untuk selalu berhati-hati dan menjauhi kontak dengan orang lain untuk saat-saat seperti ini.

“Pesan, Pak Ganjar juga terutama hati-hati Bapak terus bersentuhan dengan orang jangan seperti saya kalau bisa. Melindungi diri ya, Pak.”

Kondisi Handoko yang disebut sebagai 'Dokter Corona' kian membaik. Sebelumnya Handoko dirawat di RSUP Persahabatan sejak Selasa (17/3) malam karena kelelahan.

Dokter yang dkenal ramah terhadap pasien-pasiennya ini  viral di media massa karena pengabdiannya di tengah wabah virus corona. Walau usianya sudah mencapai 80 tahun, Handoko tetap menjalani tugasnya menangani pasien corona. Bahkan ia tetap harus bekerja hingga pukul 3 dini hari.

Hal itu terpicu karena dorongannya melihat terbatasnya tenaga medis di saat wabah corona kian tinggi.

Keberaniannya menangani pasien virus Ccrona menjadi perhatian publik, mengingat virus ini sangat berisiko untuk orang yang berusia lanjut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya