Berita

Ground breaking ITF Sunter/Net

Nusantara

Amir Hamzah: Pembangunan Fasilitas Sampah Dalam Kota Jakarta Terancam Mangkrak

KAMIS, 19 MARET 2020 | 22:11 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Salah satu program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah membangun falisitas pengelolaan sampah  di dalam kota yang dikenal sebagai Intermediate Treatment Facility (ITF). Direncanakan fasilitas ini dapat beroperasi pada 2022 mendatang.

Kepada redaksi, pengamat kebijakan publik Amir Hamzah, mengatakan, program itu menghadapi masalah yang tidak kecil.

Disebutkannya, ITF yang dibangun PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Sunter, Jakarta Utara, terancam mangkrak. Sementara investor untuk pembangunan ITF di  Marunda pun terancam balik badan.


Mengenai pembangunan ITF Sunter yang terancam mangkrak pernah disoroti oleh Komisi C DPRD DKI Jakarta. Ground breaking ITF Sunter dilakukan pada 20 Desember 2019 lalu. Namun sampai kini belum ada kemajuan berarti.

"Ada kecenderungan Jakpro salah dalam memahami Pergub yang menugaskan BUMD itu untuk membangun ITF. Kesalahan memahami Pergub inilah yang membuat investor terancam batal membangun ITF di Marunda," ujar Amir Hamzah dalam pesannya, Kamis siang (19/3).

Di dalam Pergub 33/2018 tentang Penugasan Lanjutan Kepada PT Jakarta Propertindo Dalam Penyelenggaraan Fasilitas Pengelolaan Sampah di Dalam Kota/Intermediate Treatment Facility, disebutkan bahwa Jakpro hanya mendapat tugas untuk membangun ITF di Sunter.

Pasal 2 ayat (1) Pergub itu mengatakan, "Pemerintah Daerah menugaskan PT Jakpro untuk keperluan penyelenggaraan ITF.“

Sementara pada ayat (3) pasal yang sama dituliskan, “Penyelenggaraan ITF sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlokasi di Sunter, Jalan Sunter Baru, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.”

Berdasarkan kedua ayat pada Pasal 2 Pergub 3/2018 itu jelas disebutkan bahwa Jakpro hanya bertugas membangun ITF Sunter. Tetapi pada praktiknya, Jakpro secara sepihak memperlihatkan keinginan membangun ITF di beberapa titik sekaligus. Lantas, investor yang ingin terlibat dalam pembangunan ITF di sejumlah titik di Jakarta dipaksa untuk berada di bawah kendali kordinasi Jakpro.

Informasi yang diterima redaksi mengatakan, pada akhir Januari lalu pihak yang ingin terlibat dalam pembangunan ITF bertemu dengan Sekda Saefullah. Namun pertemuan itu pun tidak membuahkan hasil.

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun empat ITF di dalam kota sebelum dibuang ke Bantargebang, Bekasi.

Keempat ITF dibangun Jakpro di Sunter. Adapun tiga lainnya menurut rencana akan dibangun di Cakung Cilincing (Jakarta Utara),  Rawa Buaya, Cengkareng (Jakarta Barat), dan satu lagi di Jakarta Selatan.

Perusahaan asal Republik Rakyat China, Sumec Group Corporation, telah menyampaikan keinginan ikut dalam pembangunan ITF di Marunda. Untuk itu Sumec menggandeng perusahaan lokal PT Raya Semesta Transindo dan mendirikan PT Marunda Waste Energy Management.

Perusahaan patungan ini telah memiliki lahan seluas 7 hektare di Marunda untuk dibangun ITF. Menurut rencana lahan ini akan diperluas menjadi 12 hektare.

Pada 2017 silam, Sumec pernah mengundang DPRD untuk melakukan kunjungan kerja ke Shanghai, dan pada 2018 mengundang Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan.

Pada 2018, perusahaan ini juga pernah melakukan paparan di hadapan Wagub DKI yang kala itu masih dijabat Sandiaga Uno. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya