Berita

Jubir penanganan Corona, Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Meningkat Tajam, Jumlah Pasien Corona Yang Meninggal Jadi 19 Orang

RABU, 18 MARET 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto, kembali menyampaikan perkembangan terkini terkait jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19.

Ia mengatakan, data hingga Rabu (18/3) pukul 12.00 WIB ini, merupakan hasil pengumpilan data dari beberapa rumah sakit di sejumlah provinsi dan atau kabupaten/kota di Indonesia.

"Untuk kasus meninggal ini, terdapat permasalahan pendataan, karena ketika kami ricek dengan seluruh RS di Indonesia, beberapa RS belum melaporkan kematian sejak tanggal 17 (Maret) kemarin," kata Achmad Yurianto di Gedung Garaha BNPB, Jalan Pramuka No. 38, Matraman, Jakarta Timur.


Untuk itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini menyebutkan, ada 19 penambahan pasien corona yang meninggal.

Rinciannya antara lain, satu orang pasien meninggal berada di Provinsi Bali, satu orang pasien meninggal di Provinsi Banten, dan 12 orang pasien meninggal di DKI Jakarta.

Kemudian, ada pula satu orang pasien meninggal di Jawa Barat, dua orang pasien meninggal di Jawa Tengah, satu orang pasien meninggal di Jawa Timur, dan satu orang pasien meninggal di Sumatera Utara.

"Sehingga total kasus meninggal sebanyak 19 (pasien)," ucap Achmad Yurianto.

Diketahui, jumlah kasus pasien corona hingga Rabu siang (18/3) pukul 12.00 WIB bertambah 55 orang, sehingga jumlah total menjadi 227 kasus.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya