Berita

Berwudu/Net

Kesehatan

Pakar Barat Mengulas Manfaat Wudu Untuk Cegah Penularan Virus Corona

RABU, 18 MARET 2020 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Umat Muslim menjalankan ibadahnya setidaknya lima kali sehari. Sebelum melakukan ibadah sholat wajib dimulai dengan wudu. Artinya, minimal dalam sehari umat Muslim membersihkan dirinya lima kali.

Mencuci tangan, mulut, hidung, dan wajah, adalah praktik kebesihan yang baik, terutama di saat wabah virus corona. Ritual bersuci ini pun menjadi sorotan media barat.   

Manfaat wudhu secara medis salah satunya adalah pencegahan mulut dari penyakit. Ketika berkumur dapat membantu hilangkan partikel makanan dan bakteri dari mulut. Apalagi dilakukan lima kali dalam sehari.


Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology Reviews Journal dengan judul 'Penyakit Sistemik yang Disebabkan oleh Infeksi Oral' telah menemukan hubungan antara kurangnya penyakit sistemik dengan kesehatan mulut.

Dokumentasi Netflix berjudul 'Pandemic: How to Prevent an Outbreak (Pandemi: Cara Mencegah Wabah)' juga menggambarkan bagaimana ritual bersuci umat Islam, yang dikenal sebagai wudu, dapat membantu menyebarkan pesan kebersihan yang baik.

Bahkan, wudu yang dilakukan umat Muslim diulas oleh para pakar akademik Barat, di mana hal itu sangat baik untuk disebarkan dalam praktek kebersihan terutama untuk mencegah penularan corona.   

Meski menganggap wudu yang diajarkan Nabi Muhammad bukan praktik higienis, namun mereka menggarisbawahi bahwa cara bersuci itu sebagai praktik kebersihan yang baik, ulas media-media barat, melansir The Convervation.

Ulasan itu juga mengamati Syra Madad, seorang spesialis kesehatan masyarakat Muslim di sebuah rumah sakit New York, yang mengambil waktu istirahat untuk salat di Islamic Center of New York University.

Syra melakukan wudu sebelum memasuki ruang sholat.

Rose S. Aslan, pakar dari California Lutheran University mengatakan wudu megandung manfaat.  

"Sebagai seorang sarjana studi Islam yang meneliti praktik ritual di kalangan umat Islam, saya telah menemukan bahwa praktik ini mengandung manfaat spiritual dan fisik," kata akademisi perempuan yang aktif mengajar tentang agama-agama global, tradisi Ibrahim dan Islam.

Mengikuti instruksi dari WHO untuk rajin mencuci tangan dengan sabun di masa wabah virus corona, lembaga-lembaga Muslim mulai merekomendasikan agar orang-orang memastikan untuk mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun sebelum melakukan wudu.

Lembaga-lembaga Islam lainnya merekomendasikan bahwa masjid-masjid menyediakan sabun dan pembersih tangan tambahan di dekat area wudu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya