Berita

Ilustrasi penanganan pasien corona/Net

Kesehatan

Di Jawa Barat, Pasien Positif Corona Sudah Mencapai 11 Kasus, 1.004 Masuk ODP

RABU, 18 MARET 2020 | 03:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jumlah pasien positif corona di Jawa Barat hingga Selasa (17/3) bertambah menjadi 11 kasus. Hal itu berdasarkan data sebaran kasus virus corona di Jabar yang dapat diakses di https://pikobar.jabarprov.go.id.

Dalam pantauan Kantor Berita RMOLJabar, dari data tersebut tertulis update terakhir Selasa (17/3) pukul 16.00 WIB, ada sebanyak 1.004 orang dalam pengawasan (ODP) dan 101 pasien dalam pengawasan (PDP).

Selain itu, terlihat pula data jumlah pasien yang dirawat beserta lokasinya. Pasien positif ditandai dengan warna merah, PDP dengan warna kuning, dan ODP dengan warna biru.


Namun, titik lokasi merupakan titik acak (random by system), wilayah yang tertera pada identitas kasus. Titik tersebut tidak menunjuk pada alamat persis masing-masing kasus sehingga aman bagi pasien.

Sebelumnya, 10 warga Jawa Barat dinyatakan positif terjangkit virus Corona hingga Senin (16/3) kemarin. Jumlah tersebut bertambah tiga dibandingkan sehari sebelumnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, dari 10 pasien tersebut, dua di antaranya meninggal dunia. Satu berdomisili Kabupaten Bekasi meninggal di Kabupaten Cianjur dan satu perawat kesehatan meninggal di Jakarta berdomisili Kabupaten Bekasi.

Sementara pasien lainnya, yakni tiga warga Depok, satu warga Kota Bandung, satu warga Kabupaten Cirebon, satu warga Kabupaten Purwakarta, dua warga Kabupaten Bekasi.

“Jadi total ada 10 orang warga Jawa Barat yang positif Covid-19,” ucap Emil, di Command Center, Gedung Sate, Kota Bandung.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya