Berita

Unila terpaksa tunda wisuda dan pengukuhan guru besar untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona/RMOLLampung

Nusantara

Waspada Penyebaran Corona, Wisuda Dan Pengukuhan Guru Besar Terpaksa Ditunda

SENIN, 16 MARET 2020 | 15:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Universitas Lampung (Unila) memutuskan untuk menunda pelaksanaan wisuda dan pengukuhan guru besar untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan kampus.

Hal itu diputuskan dalam Surat Edaran Rektor Nomor 203/UN26/TU/2020 tentang Protokol Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Jurubicara Rektor Unila, Nanang Trenggono, dalam konferensi pers menjelaskan selama 12 hari sejak 16-28 Maret 2020 Unila menunda seluruh aktivitas yang melibatkan banyak orang di kampus.


Termasuk, kata dia, pengukuhan guru besar yang dijadwalkan 18 Maret 2020 dan Wisuda pada 21 Maret 2020.

“GSG, kolam renang, dan kegiatan mahasiswa seperti seminar nasional selama dua minggu ini tidak boleh. Finger print ditutup dan fakultas mengeluarkan daftar hadir manual,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Ia melanjutkan, ijazah mahasiswa akan tetap diberikan sesuai jadwal. Sedangkan penundaan wisuda dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

“Informasi terkait ijazah akan diberikan menyusul dan prosesi wisuda ditunda, akan dijadwalkan lagi melihat kondisi,” katanya.

Nanang juga mengimbau bagi warga Unila yang melakukan aktivitas di kampus untuk mengingat protokol darurat. Tidak datang ke kampus apabila mengalami sakit.

“Jika ada dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang mengalami peningkatan suhu tubuh 37,5 derajat celcius atau ada keluarga yang memiliki gejala corona bisa melaporkan ke satgas pencegahan corona Unila di hotline 081272279898,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya