Berita

Ridwan Kamil siap dites untuk memastikan dirinya tak terjangkit corona/RMOLJabar

Nusantara

Tegaskan Tak Terpapar Menhub, Ridwan Kamil Siap Dites

SENIN, 16 MARET 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan tidak ada korelasi antara dirinya dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadim yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Menurut pengakuannya, saat Kertajati, dirinya bersama Menhub memantau kru kapal Diamond Princess. Ia menyebut, penyebaran virus tidak berasal dari para kru kapal.

“Kalau mau dihubung-hubungkan dengan Diamond Princess kita pakai logika saja, ada enggak awak Diamond Princess yang positif? Tidak ada, semua negatif. Jadi argumentasi itu gugur kalau menghubungkan positifnya menteri perhubungan dengan Diamond Princess,” ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Minggu (15/3).


Emil menjelaskan, jarak antara lokasi pendaratan ABK dengan dirinya dan Menhub cukup jauh, sekitar 500 meter. Para ABK pun tidak terlalu lama di tempat tersebut dan langsung dibawa ke tempat karantina.

“Nah, kalau Diamond Princess ABK-nya negatif, faktanya begitu. Berarti dugaan kami bukan dari Kertajati, bukan dari Diamond Princes,” ungkapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Emil pun mengakui, jika dirinya tidak melakukan kontak fisik atau berinteraksi dengan Menhub saat itu. Karena saat bertemu, langsung melakukan press conference dengan media.

“Jadi itu, menurut saya tidak melalui WNI Diamond Princess. Karena ABK-nya sendiri negatif sehingga tidak mungkin menulari siapapun yang mengurusi kedatangan WNI Diamond Princess,” kata Emil.

Kendati demikian, walau sudah hampir melewati 14 hari dari pertemuan dirinya dengan Menhub tersebut, Emil mengaku akan tetap menjalankan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi dirinya apakah terinfeksi atau tidak.

“Atas nama kebaikan, saya akan lakukan tes kesehatan nanti waktu dan teknisnya saya sampaikan,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya