Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gegara Corona, Pasangan Pengantin Ini Rela Tunda Resepsi

MINGGU, 15 MARET 2020 | 04:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyebaran virus Corona (Covid-19) memberi berbagai dampak di masyarakat. Dari mulai kenaikan harga dan kelangkaan masker juga hand sanitizer, hingga penundaan resepsi pernikahan.

Adalah pasangan pengantin Muhammad Sholikul Aziz-Fityatul Mukhsinah yang rela menunda resepsi pernikahan mereka akibat wabah virus corona ini.

Akad nikah dua sejoli ini akan digelar Sabtu (28/3) di rumah mempelai wanita di Desa Karangaji Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.


Nah, usai ijab kabul, rencananya resepsi pernikahan kedua mempelai ini dihelat pada Minggu (29/3) di rumah pengantin pria di Desa Wonorejo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.

Namun karena saat ini penyebaran virus corona kian masif, resepsi tersebut terpaksa ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Perwakilan pihak keluarga, Miftahul Faizin mengatakan, pihaknya sudah memesan berbagai perlengkapan resepsi pernikahan. Mulai dari surat undangan, tenda teratak, panggung, sound, bahkan hingga grup band untuk menghibur tamu undangan.

Namun seluruh pesanan itu terpaksa dibatalkan seiring merebaknya virus corona. Untung saja, karena alasannya tepat, pembatalan tersebut bisa dimaklumi oleh para penyedia jasa terkait pesta pernikahan tersebut.

"Langkah ini kita ambil sebagai ikhtiar keluarga untuk pencegahan penyebaran corona," kata adik kandung pengantin pria tersebut, Sabtu (14/3).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, pihak keluarga sangat ingin menggelar resepsi pernikahan Muhammad Sholikul Aziz. Sebab yang bersangkutan merupakan anak sulung dari 13 bersaudara. Terlebih lagi, Muhammad Sholikul Aziz sudah sering 'dilangkahi' adik-adiknya yang lebih dulu menikah.

"Makanya kami sebenarnya sangat ingin menggelar resepsi pernikahan. Tapi karena kondisi belum memungkinkan maka kami tunda dulu," tandasnya.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya