Berita

Menhub Budi Karya Sumadi dalam peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74 di UGM Jogjakarta, pertengahan Februari lalu/Net

Kesehatan

Dikabarkan Masih Belum Sadarkan Diri, Budi Karya Pernah Guyon Dengan Jokowi, Indonesia Aman Covid-19 Karena Suka Nasi Kucing

SABTU, 14 MARET 2020 | 21:50 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah dipastikan terjangkit virus corona baru atau Covid-19 dan dirawat dengan nomor 76.

Kepastian mengenai kondisi kesehatan Budi Karya itu disampaikan Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Budi Sulistya, dalam jumpa pers bersama  Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Sekretariat Negara, Sabtu malam (14/3).

Disebutkan dalam jumpa pers itu bahwa secara umum kondisi BKS membaik.


Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menko Maritim dan Ivestasi Luhut B. Pandjaitan sebagai Plt. Menhub selama Budi Karya belum bisa menjalankan tugas.

Informasi lain yang diperoleh redaksi mengatakan, saat ini Budi Karya masih belum sadarkan diri. Sementara itu, juga beredar kabar bahwa salah seorang ajudannya pun memperlihatkan tanda-tanda terkena Covid-19.

Budi Karya adalah salah satu pejabat negara yang berada di garis depan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Dalam salah satu pernyataannya baru-baru ini, dengan nada bercanda Budi Karya mengatakan, masyarakat Indonesia aman dari Covid-19 karena suka makan nasi kucing.

Guyon itu disampaikannya saat menyampaikan pidato ilmiah dalam peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74 di UGM Jogjakarta, pertengahan Februari lalu.

“Guyonan sama Pak Presiden, insya Allah virus Covid-19 tidak masuk Indonesia karena setiap hari kita makan nasi kucing. Jadi kebal,” ujarnya.

Ketika menyampaikan guyonan itu, belum ditemukan satu pun kasus Covid-19 di Indonesia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya