Berita

Perangkat uji virus corona yang diproduksi perusahaan Kurabo/Japan Times

Dunia

Pekan Depan, Perusahaan Jepang Ini Jual Perangkat Uji 15 Menit Untuk Deteksi Virus Corona

SABTU, 14 MARET 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produsen tekstil dan bahan kimia asal Jepang, Kurabo Industries Ltd akan mulai menjual test kit atau perangkat uji untuk mendeteksi virus corona atau Covid-19 dalam waktu 15 menit.

Perangkat tersebut akan menggunakan sampel darah kecil dan reagen atau pereaksi kimia yang diharapkan dapat mengurangi waktu dan biaya dibandingkan dengan tes reaksi rantai polimerase (PCR) yang saat ini digunakan untuk mendeteksi penyakit penyebab pneumonia.

Pengujian PCR membutuhkan empat hingga enam jam setelah sampel dikumpulkan dari tenggorokan pasien atau bagian tubuh lainnya.


Sementara perangkat yang diproduksi Kurabo hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk menampilkan garis merah pada strip tes setelah sampel darah dari pasien dicampur dengan reagen pada strip tersebut. Garis merah menunjukkan adanya antibodi untuk virus dalam darah dan hasil tes positif.

Perangkat ini sendiri dikembangkan oleh mitra bisnis perusahaan di China dan telah digunakan oleh institusi medis di negeri tirai bambu.

Pihak Kurabo berencana untuk menjual perangkat tersebut ke lembaga penelitian dan pengujian. Satu perangkat yang mampu menguji 10 sampel dibandrol dengan harga 25 ribu yen, atau sekitar 3,3 juta rupiah, belum termasuk pajak.

Dikabarkan Japan Times (Jumat, 13/3), perangkat tersebut akan mulai dijual mulai Senin pekan depan.

Pihak perusahaan mengklaim, tidak seperti tes PCR saat ini, perangkat itu juga efektif dalam mendeteksi virus pada pasien pada tahap awal penyakit.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya