Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Beredar Kabar Hoax, Donald Trump Positif Covid-19

JUMAT, 13 MARET 2020 | 21:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sederet nama top dunia, mulai dari politisi, bintang layar lebar hingga bintang olahraga menjadi korban terbaru dari infeksi virus corona jelang akhir pekan ini.

Sebut saja istri Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yakni Sophie Gregoire Trudeau, Menteri Urusan Dalam Negeri Australia Peter Dutton, bintang layar lebar Tom Hanks dan gelandang Chelsea Callum Hudson-Odoi, sebagai contoh.

Karena itulah, bukan hal yang mengejutkan jika muncul kepanikan di tengah masyarakat akan virus bernama resmi Covid-19 itu.


Akan tetapi, di tengah kepanikan tersebut, tidak sedikit pihak yang memanfaatkan situasi untuk menyebarkan kabar palsu atau hoax untuk membuat situasi semakin rumit atau dengan tujuan tertentu.

Salah satu kabar hoax yang sempat menyita sorotan beberapa waktu ini adalah kabar bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif terinfeksi virus corona.
Kabar hoax itu beredar di layanan perpesanan WhatsApp dengan tampilan tangkapan gambar seolah dari Twitter dengan judul "Bereaking News: Gedung Putih Resmi Mengkonfirmasi Bahwa Presiden Trump Dites Positif Virus Corona" yang tampak diambil dari media Newsweek.

Namun setelah tim redaksi RMOL.ID menelusuri lebih lanjut, akun yang disebutkan di kabar hoax itu, yakni All Out THFC dan The Spectator Index tidak mengeluarkan cuitan semacam itu di Twitter. Tim redaksi pun tidak menemukan konten tersebut di media Newsweek.

Kabar itu agaknya hendak memperkeruh situasi.

Mengutip Reuters (Kamis, 12/3), Juru Bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham mengatakan bahwa unit medis Gedung Putih dan Layanan Rahasia AS memastikan bahwa setiap tidakan pencegahan telah diambil untuk memastikan kesehatan Trump.
Dia juga merujuk pada pertemuan Trump dengan Sekretaris Presiden Brasil Fabio Wajngarten yang mendapingi Sang Presiden, Jair Bolsonaro, di resornya di Florida akhir pekan lalu. Wajngarten diketahui dinyatakan positif terinveksi virus corona setelah berkunjung ke Negeri Paman Sam.

Grisham mengatakan bahwa Trump hampir tidak berinteraksi dengan pejabat Brasil yang dinyatakan positif corona tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya