Berita

Jubir penanganan virus Corona, Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

4 Orang Meninggal Karena Virus Corona, Ini Rinciannya

JUMAT, 13 MARET 2020 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wabah virus corona baru (Covid-19) yang menginfeksi puluhan orang di Indonesia, dikabarkan telah merenggut nyawa sejumlah pasien positif yang dirawat di beberapa rumah sakit (RS).

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengkonfirmasi, sebanyak 4 pasien positif virus corona meninggal.

Keempat pasien yang meninggal ini teridentifikasi dengan nomor kasus 25, kasus 35, kasus 36, dan kasus 50.


Untuk pasien kasus 25, Achmad Yurianto mencatat kalau yang bersangkutan adalah pasien dengan nomor kasus 25. Dia merupakan perempuan berusia 53 tahun, Warga Negara Asing asal Inggris yang meninggal pada Rabu (11/3) lalu.

Kemudian untuk yang kedua meninggal, tercatat sebagai pasien dengan nomor kasus 35, perempuan 57 tahun. Dia adalah WNI yang baru 14 jam dirawat di RSPI Sulianti Saroso, dan meninggal pada Kamis pagi (12/3) kemarin.

"Dia masuk ke RSPI Sulianti Saroso dalam keadaan menggunakan ventilator," tegas Achmad Yurianto.

Selain itu, pasien dengan nomor kasus 36 juga meninggal kemarin. Pasien ini merupakan WNI perempuan berusia 37 tahun. Dia tercatat masuk di RSPI Sulianti Saroso dalam keadaan menggunakan ventilator.

"Setelah kita melakukan pemeriksaan spesimen ternyata positif," ungkap Achmad Yurianto.

Sementara untuk kasus kematian selanjutnya, menimpa pasien kasus 50. Dia merupakan pasien berjenis kelamin laki-laki berumur 59 tahun.

"Dia mengalami perburukan cepat dari kemarin dan meninggal positif," terang Achmad Yurianto.

Dengan adanya 4 kasus kematian hingga Jumat (13/3) hari ini, pemerintah menggiatkan upaya pelacakkan penyebaran virus corona.

Upaya ini dilakukan oleh seluruh dinas kesehatan pemerintahan daerah, baik tingkat Provinsi ataupun Kabupaten/Kota.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya