Berita

Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas/Net

Nusantara

Isu Virus Corona, GP Ansor: Itu Masalah Kesehatan, Nggak Ada Urusannya Sama Azab

KAMIS, 12 MARET 2020 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Media sosial kerap diramaikan dengan berbagai macam isu. Termasuk soal virus corona. Ketimbang kebenarannya, justru banyak menyebarkan berita bohong, bahkan mengaitkan virus corona dengan SARA.  

Soal virus corona muncul karena azab Sang Pencipta pun ramai di media sosial.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor segera meluruskan hal itu. Ia menegaskan bahwa wabah tersebut murni masalah kesehatan.


"Masalah kesehatan saja. Itu nggak ada urusannya sama azab," kata Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas seusai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). Pertemuan dengan Jokowi adalah untuk berkonsultasi mengenai pelaksanaan Konferensi Besar GP Anshor pada tahun ini.

Bila ditelusuri, banyak penyakit yang juga berbahaya. Saat ini, Indonesia juga sedang dilanda wabah DBD yang telah menewaskan lebih dari 100 orang.
 
Yaqut mengatakan, dampak corona saat ini lebih kecil ketimbang penyakit lainnya seperti  TBC atau malaria.

"Azab kok kecil? Jadi dibanding TBC misalnya, dibanding influenza biasa dibanding malaria, dibanding kecelakaan saja corona itu jauh di bawah angka kematian dan korbannya," ujar Yaqut.

"Azab kok kecil? Kalau azab Tuhan, ya mungkin Tuhan mereka ini kecil saja, makanya azabnya kecil-kecil saja. Kalau Tuhan kita kan besar," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya