Berita

Buruh bergerak menuju kantor Anies Baswedan/Net

Nusantara

Tolak RUU Ciptaker, Ribuan Buruh Jakarta Ngadu Ke Kantor Anies Baswedan

RABU, 11 MARET 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ribuan buruh dari sejumlah serikat pekerja yang tergabung dalam Gerakan Buruh Jakarta bersiap menggeruduk Balaikota DKI Jakarta pada hari ini, Rabu (11/3). Mereka datang untuk menyuarakan penolakan atas omnibus law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah diserahkan pemerintah ke DPR.

Mereka akan berunjuk rasa terlebih dahulu di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jalan Medan Merdeka Selatan. Setelah itu para buruh akan bergerak ke Jalan Kebon Sirih untuk menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD DKI Jakarta.

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Gerakan Buruh Jakarta akan meminta kepada pimpinan DPRD DKI dan Anies Baswedan untuk menyatakan sikap menolak RUU Ciptaker yang akan dibahas DPR RI.


Selain itu, DPRD DKI juga diminta untuk menyampaikan sikap kepada Presiden Joko Widodo agar berani membatalkan RUU Ciptaker.

Bagi kaum buruh, RUU Ciptaker yang diserahkan pemerintah ke DPR pada 12 Februari lalu telah membuktikan bahwa pemerintah hanya hadir untuk membela kepentingan pemilik modal atau penguasa.

Kehadiran kebijakan pemerintah bukan untuk membela kepentingan rakyat yang hidupnya saat ini semakin sulit. Pemerintah saat ini hanya peduli pada kepentingan mempermudah investasi.

Hal ini terlihat dari tidak adanya pelibatan serikat pekerja dalam proses penyusunan RUU Ciptaker. Isi RUU ini juga dirasa mengerikan bagi kelangsungan hidup kaum buruh.

Buruh berpendapat RUU Ciptaker ibarat memberikan cek kosong kepada pemerintah yang berkuasa untuk semaunya sendiri mengatur kehidupan bernegara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya