Berita

Evakuasi korban kecelakaan speedboat Paspampres/Net

Nusantara

DPR Turut Berduka Cita Atas Kecelakaan Speedboat Paspampres, Minta Agar Diusut Hingga Tuntas

SELASA, 10 MARET 2020 | 11:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisi I DPR RI turut berbela sungkawa atas musibah tabrakan kapal speedboat paspampes di Sungai Sebangau yang telah menewaskan 7 orang.

Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan bela sungkawa dan rasa prihatinnya.

"Yang pertama, atas musibah ini saya ucapkan bela sungkawa dan prihatin. Bela sungkawa untuk yang meninggal, prihatin terhadap kejadian ini. Semoga yang gugur dalam menjalankan tugas ini mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah," katanya, kepada wartawan, di komplek DPR, Senin (9/3).


Ia pun meminta agar pihak berwenang menyelidiki kasus kecelakaan tersebut dengan tuntas.

"Artinya, jangan sampai kemudian karena faktor peralatan menyebabkan kecelakaan sebagaimana yang sedang terjadi ini," tutur Kharis. "Segera dicari penyebabnya, perlu diselidiki penyebabnya apa sehingga ke depan tidak terulang kembali," kataya.

Tabrakan terjadi antara speedboat yang membawa Paspampres dan kapal milik Balai Taman Nasional di Sungai Sebangau, Senin (9/3). Tim Paspampres sedang melakukan perjalanan untuk memantau lokasi akan dikunjungi Ratu Belanda.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan kepada media menyatakan tabrakan terjadi akibat laju speedboat. Sehingga saat berada di tikungan tabrakan pun tidak terelakkan.

Kecelakaan terjadi di Sungai Taman Nasional Sebangau, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya pada Senin (9/3) pukul 12.30 WIB.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya