Berita

Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Utara, Muhammad Alwi Hasbi Silalahi (kanan)/Net

Nusantara

OTT Labuhan Batu, Badko HMI Minta Polda Periksa Andi Suhaimi

SENIN, 09 MARET 2020 | 23:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Utara, Muhammad Alwi Hasbi Silalahi angkat bicara terkait kasus OTT Kadis Perkim Labuhanbatu yang diduga merugikan negara sekitar 1,4 Milyar.

Sebab, dalam peristiwa itu, Alwi menilai ada upaya-upaya untuk memiskinkam rakyat Labuhan Batu.

“Karena ada terbukti OTT yang dilakukan polda di Dinas Perkim Kabupaten Labuhanbatu, ini jelas membuktikan ada upaya-upaya untuk memiskinkan rakyat Labuhanabatu, ada upaya-upaya pungli yang dilakukan oknum pejabat di labuhanbatu,” kata Hasbi, dilansir dari Kantor Berita RMOLSumut, Senin (9/3).


Dalam peristiwa itu, diketahui polisi sudah menetapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Labuhanbatu, Paisal Purba sebagai tersangka. Ia juga menduga, ada keterlibatan bupati dalam kasus itu.

“Kasus ini harus segera dituntaskan. Kami menduga adanya keterlibatan Bupati Labuhan batu dalam kasus ini, makanya ditutup-tutupi,” tegas Hasbi.

Untuk itu, dia meminta kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin memeriksa Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe.

“Untuk itu, kami meminta kepada Bapak Kapolda Su untuk segera membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat,” katanya.

“Hari ini citra Polda Sumut sangat baik di mata masyarakat dibawah kepemimpinan Irjen Pol Martuani Sormin. Jangan hanya gara-gara kasus OTT Labuhan Batu semua kepercayaan masyarakat sirna begitu saja,” ungkap Hasbi.

Selain itu, Hasbi juga meminta agar Polda Sumut mengusut tuntas semua rekanan yang terlibat dalam kasus OTT Perkim Labuhan Batu.

Sebelumnya, Paisal terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pungli proyek RSUD Labuhanbatu, Senin (2/3) lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya