Berita

Sosialisasi dan pemberian bantuan dari KKP kepada para nelayan/Istimewa

Nusantara

Tingkatkan Perekonomian Nelayan, KKP Serahkan Asuransi Dan Bantuan Kredit

SENIN, 09 MARET 2020 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Serahkan Asuransi dan Bantuan Kredit, KKP Gandeng Nelayan Tingkatkan Perekonomian Nasional

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) melakukan sosialisasi program prioritas perikanan tangkap bagi nelayan Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, KKP kuga memberikan sejumlah bantuan.

Kegiatan ini merupakan program pemerintah yang diamanatkan melalui KKP dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kesejahteraan nelayan.


Bantuan yang diserahkan antara lain premi asuransi kepada 1.797 nelayan, 100 bidang penerbitan sertifikat hak atas tanah (SeHAT) nelayan, pengembangan dan diversifikasi usaha bagi 150 nelayan.

Bukan hanya itu, fasilitasi permodalan perbankan berupa penyaluran kredit dari BRI senilai Rp 1,79 miliar, kredit senilai Rp 2,75 miliar dari BNI dan kredit senilai Rp 3,99 miliar yang dikucurkan oleh Bank Mandiri turut diberikan.

"Program prioritas ini sejalan dengan amanat Presiden RI tentang pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta transformasi ekonomi," ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar, di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (9/3).

Selain bantuan, diberikan pula bimbingan teknis perawatan dan perbaikan mesin kapal perikanan serta teknologi alat penangkapan ikan dengan bekerja sama Poltek Kelautan dan Perikanan Bone.

"Tujuannya selain memperkuat komunikasi juga kolaborasi, dan kerja sama dengan seluruh stakeholder perikanan tangkap untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya