Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tabrakan Speed Boat Paspampres di Palangkaraya Saat Tinjau Lokasi Yang Akan Didatangi Raja Belanda

SENIN, 09 MARET 2020 | 17:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rombongan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengalami kecelakaan saat meninjau lokasi di Sungai Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Peristiwa itu dibenarkan oleh Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak melalui keterangannya kepada media.

"Kecelakaan tabrakan perahu paspampres, awalnya tim kami mau melakukan survey menggunakan perahu," ujar Maruli. "Yang perahu kita dari 18 orang yang Paspampres selamat semua yang lain belum,” katanya, Senin (9/3).

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menerjunkan Pasukan Katak dari baik dari TNI maupun Polri yang dibantu warga setempat.


Ketika itu, Tim Paspampres sedang melakukan perjalanan untuk memantau lokasi akan dikunjungi Ratu Belanda esok hari. Perahu yang ditumpangi mengalami tabrakan dengan speadboat dari Balai Taman Nasional Sebangau di Sungai Sebangu Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya mengatakan akibat kecelakaan tersebut beberapa orang belum diketemukan. Salah satu yang belum ditemukan termasuk seorang dari Kedutaan Belanda.

Dia membenarkan bahwa survei tersebut dilakukan berkaitan dengan kunjungan dari Kerajaan Belanda. Rencananya Raja dan Ratu Belanda akan berkunjung ke Indonesia besok. Peninjauan lokasi tertunda dan belum diketahui apakah akan dilanjutkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya