Berita

Walikota Bandung, Oded M Danial. senang program Chickenisasi berjalan baik/RMOLJabar

Nusantara

4 Bulan Program Chickenisasi, Siswa Jual Ayam Peliharaannya Hingga Rp 500 Ribu/Ekor

SENIN, 09 MARET 2020 | 14:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah 4 bulan bergulir, program chickenisasi atau memberikan anak ayam kepada pelajar SD dan SMP di Kota Bandung dinilai cukup sukses. Karena dianggap mampu memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter anak, terutama mengurangi penggunaan gawai atau gadget.

Walikota Bandung, Oded M Danial mengatakan, melalui program ini diharapkan anak tidak hanya sekadar memiliki kecerdasan intelektual semata, namun bisa menumbuhkan kecerdasan emosional.

“Melalui program ini bisa menciptakan generasi yang siap hadir ke depan dengan tantangan pangan. Saya melihat bahwa pertumbuhan ayam yang dikelola oleh anak-anak SD-SMP ini ternyata sangat baik sekali,” tutur Oded usai membuka acara Chicken Fair di Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung, Senin (9/3).


Keberhasilan anak-anak dalam mengurus anak ayam, lanjut Oded, secara tidak langsung telah menumbuhkan jiwa entrepreneur di anak-anak. Pasalnya, saat dirinya hendak membeli ayam yang telah dikelola oleh para pelajar, mereka mengajukan harga sampai Rp 500 ribu/ekor.

“Anak-anak juga sudah luar biasa, enterpreneurnya sudah bagus. Ditawar sama Mang Oded ada yang menawarkan Rp 500 ribu. Terlalu mahal, ditawar jadi Rp 150 ribu kebanyakan saya beli satu ekornya, tapi ada yang Rp 200 ribu karena itu lebih besar,” ucap Oded, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

“InsyaAllah ini sangat berhasil sangat bangga satu dari program ini adalah pembentukan karakter, kan ini kelompok dan luar biasa. Saya tanya kepada guru dan kepala sekolahnya ternyata mereka betul-betul (merawat ayam) dan terjadi kolaborasi antara mereka, kolaborasi terjadi aktifnya terlihat,” demikian Oded.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya