Berita

Raja Maroko, Raja Mohammed VI saat meluncurkan pembangunan pusat Medis Komunitas (CMP) Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas di Fez/MAP

Dunia

Perkuat Akses Kesehatan Warga Maroko, Raja Mohammed VI Bangun Pusat Medis Komunitas Di Fez

KAMIS, 05 MARET 2020 | 21:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Maroko, Raja Mohammed VI menegaskan komitmennya untuk menyediakan layanan kesehatan yang memadai bagi warganya. Komitmen itu direalisasikan melalui peluncuran pekerjaan konstruksi untuk Pusat Medis Komunitas (CMP) yang merupakan bagian dari Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas.

Proyek bernilai 75 juta dirham ini diluncurkan di lingkungan Bensouda di Fez pada Rabu (4/3).

Proyek berbasis solidaritas ini memiliki tujuan utama untuk memperkuat layanan kesehatan di kota Fez. Selain itu, proyek ini juga sejalan dengan upaya Raja Mohammed VI untuk mempromosikan akses ke perawatan kesehatan dasar yang berkualitas bagi masyarakat miskin, mempercepat intervensi jika terjadi keadaan darurat medis dan memastikan pemantauan medis berkala dan teratur terhadap orang-orang yang kondisi kesehatannya memerlukan konsultasi khusus.


Sebagai fasilitas perantara antara jaringan lembaga layanan kesehatan dasar (level 1 dan 2) dan jaringan rumah sakit, Pusat Medis Komunitas dari Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas ini mampu melayani populasi lebih dari 300.000 jiwa.

Pusat medis ini rencananya akan dibangun selama 24 bulan di lingkungan Bensouda. Pusat ini sendiri berdiri di atas lahan seluas 14.080 meter persegi dan nantinya akan mencakup sejumlah fasilitas medis seperti trauma, pemeriksaan, perawatan, observasi dan ruang plester, serta pusat konsultasi spesialis seperti endokrinologi, nefrologi, pediatri, ginekologi, gastroenterologi, kardiologi, reumatologi, dan dermatologi.

Selain itu, pusat medis tersebut juga akan dilengkapi dengan pusat medis-teknis, khususnya, ruang operasi, ruang bedah umum dan ruang bedah kandungan.

Fasilitas lainnya yang akan dibangun di pusat kesehatan itu juga adalah pusat kesehatan ibu-anak dengan empat ruang bersalin, ruang pemeriksaan dan perawatan bayi baru lahir, unit perawatan kesehatan primer seperti konsultasi, perawatan, vaksinasi dan ruang kesehatan keluarga berencana ibu dan anak, serta unit rehabilitasi ortopedi, unit perawatan mulut, unit pencitraan medis, laboratorium analisis medis, unit rawat inap, apotek dan kamar mayat.

Terealisasinya proyek ini merupakan hasil dari kemitraan antara Yayasan Mohammed V untuk Solidaritas, Kementerian Kesehatan, Dewan Regional Fez-Meknes dan Dewan Kota Fez.

Pada saat pelunduran tersebut, Raja Mohammed VI juga memberikan instruksi tertingginya untuk pembangunan dua pusat kesehatan serupa di Fez dan Tangier.

Program ini dimaksudkan untuk mendukung sektor medis nasional, khususnya dengan memperkuat pasokan perawatan yang ada, membangun jaringan perawatan lokal dan mengintegrasikan pendekatan sosial pelengkap ke dalam mekanisme dukungan pasien.

Sebelumnya, Raja Mohammed VI juga telah meresmikan pembangunan pusat medis semacam itu di lingkungan El Youssoufia di Rabat dan Sidi Moumen di Casablanca, serta di Temara, Beni Makada di Tangier dan kota baru Errahma di Casablanca. Bukan hanya itu, program yang sama juga tengah dibangun di Hay Karima di Sale, dan di lingkungan Lissassfa di Casablanca, di Agadir dan di Marrakech.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya