Berita

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti/RMOL

Nusantara

Tim Tanggap Covid-19 Jadi Penentu Pasien Positif Atau Negatif Corona Sebelum Dirujuk Menuju Rumah Sakit

KAMIS, 05 MARET 2020 | 16:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Tanggap Covid-19 DKI Jakarta yang dibentuk oleh Gubernur Anies Baswedan dapat merekomendasikan pemeriksaan medis terhadap pasien terduga infeksi virus corona atau covid 19.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyebutkan bahwa setiap warga Jakarta yang melaporkan keluhan kesehatan mirip infeksi corona dapat melapor pada tim untuk dilakukan tes medis.

Tes medis atau assesmen yang dilakukan oleh Tim Tanggap Covid-19, kata Widyastuti, untuk memastikan apakah pasien positif corona dan perlu rujukan atau tidak.


"Itu diasessment oleh Tim Posko (Tim Tanggap Covid-19) nanti ada komunikasi. Makanya nomer (telepon posko) bukan untuk warga atau komunikasi temen-teman saja," kata dia di Ruang Pola Bappeda DKI Jakarta, Kamis (5/3).

"Tapi, (nomor telepon) itu juga menjadi media assessment, apakah (pasien) perlu dirujuk atau tidak," dia menegaskan.

Terkait kesiapan rumah sakit rujukan, lanjutnya, untuk kasus penularan virus corona saat ini tengah dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Pelayana Kesehatan (Dirjen Yankes).

"Itu (kesiapan rumah sakit rujukan tambahan) sedang berproses, selalu komunikasi dengan Bapak Dirjen Yankes untuk itu," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov DKI telah menetapkan tiga rumah sakit rujukan untuk kasus virus corona, yakni RSPI Dr. Sulianti Saroso (Jakarta Utara), RSUP Persahabatan (Jakarta Timur), dan RSPAD Gatot Soebroto (Jakarta Pusat). (16Mun)

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya