Berita

Raja Mohammed VI saat meninjau Program Madinah Fez/MAP

Dunia

Perkuat Komitmen, Raja Mohammed VI Luncurkan Program Ekonomi Dan Lingkungan Hidup Di Madinah Fez

KAMIS, 05 MARET 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ekonomi dan lingkungan hidup merupakan dua aspek penting yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan negara. Karena itulah, Raja Maroko, Raja Mohammed VI meluncurkan program untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan lingkungan hidup di Madinah Fez awal pekan ini (Senin, 1/3). Program itu sendiri diluncurkan di R'cif Place di Fez.

Untuk diketahui, Madinah Fez (2020-2024) adalah sebuah program generasi baru yang bertujuan melindungi dan melestarikan perdagangan tradisional serta kondisi kehidupan warga lokal.

Selain itu, program bernilai 670 juta dirham itu juga dibuat untuk untuk melestarikan karakter arsitektur dan sejarah dari Medina Fez serta untuk mempromosikan pengaruh kota berusia ribuan tahun yang masuk ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981 itu.


Program ini berangkat dari komitmen Kerajaan Maroko untuk melestarikan kekayaan budaya serta memperkuat daya tarik wisata dan budaya Maroko, sambil tetap mengembangkan ekonomi sosial bagi warga.

Program baru ini terkait dengan 1.197 situs dan mencakup upaya untuk pemulihan dan rehabilitasi peninggalan bersejarah, kualifikasi ulang dan peningkatan wilayah perkotaan, upaya memperkuat daya tarik wisata dan ekonomi dari City-Museum, pengembangan fasilitas sosial lokal dan renovasi perumahan yang rusak parah.

Demi memperkuat program tersebut, Raja Mohammed VI membuat program tambahan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan meningkatkan lingkungan hidup di Madinah Fez. Program baru tersebut diteken oleh sederet pejabat top Maroko, seperti Menteri Dalam Negeri Abdelouafi Laftit, Menteri Wakaf dan Urusan Islam Ahmed Toufiq, Menteri Pendidikan Nasional, Pelatihan Kejuruan, Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Said Amzazi, dan Menteri Perencanaan Nasional, Urbanisme, Perumahan dan Perkotaan Kebijakan Nouzha Bouchareb.

Selain itu, peluncuran program itu juga ditandatangani oleh Menteri Pariwisata, Kerajinan Tangan, Transportasi Udara dan Ekonomi Sosial Nadia Fettah Alaoui, Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta juru bicara pemerintah El Hassan Abyaba, Wali dari Wilayah Fez-Meknes, gubernur prefektur dari Fez, Said Zniber, presiden Dewan Regional Fez-Meknes Mohand Laenser, dan direktur jenderal Badan Pengembangan dan Rehabilitasi Madinah Fez (ADER) Fouad Serrhini.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya