Berita

Kapal pesiar Viking Sun belum diizinkan bersandar di Semarang/Net

Nusantara

Diduga Bawa Penumpang Terpapar Corona, Izin Sandar Kapal Viking Sun Di Semarang Ditentukan Hari Ini

KAMIS, 05 MARET 2020 | 10:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kapal pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang mengangkut 848 turis mancanegera serta 460 kru seharusnya bersandar di dermaga Samudera Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (5/3) pukul 07.00 WIB. Namun hingga kini masih belum diizinkan bersandar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kompol Samsu Wirman, saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJateng mengungkapan, soal izin bersandarnya kapal Viking Sun ini menunggu keputusan rapat Forkominda Kota Semarang pada Kamis pagi ini.

"Ini Forkominda masih rapat kordinasi tentang boleh tidaknya kapal Viking Sun merapat. Hingga kini Polsek Pelabuhan diperintahkan oleh pak Kapolrestabes untuk menyampaikan kepada otoritas pelabuhan Tanjung Emas agar kapal tersebut belum boleh bersandar ke dermaga," Ungkap Kompol Samsu Wirman.


Menurutnya rapat kordinasi yang dilakukan oleh Forkominda Kota Semarang ini dilakukan setelah beredar surat penolakan dari Pemerintah Kota Surabaya dan ditandatangani langsung oleh Walikota Tri Rismaharini.

"Pak Kapolres menyampaikan bahwa Kota Surabaya sudah menolak kapal Viking Sun yang rencananya merapat di dermaga Surabaya pada Jumat (6/3), lantaran ada dugaan dua penumpang kapal tersebut terindikasi atau terpapar virus Corona," pungkasnya.

Pantauan Kantor Berita RMOLJateng di dermaga samudera Pelabuhan Tanjung Emas, kapal berbendera Norwegia ini masih berada kurang lebih 1,5 mil dari pelabuhan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya