Berita

Kapolres Jakarta Pusat, Heru Novianto/Net

Presisi

Polisi Lepas 8 Mahasiswa Yang Sempat Diamankan Saat Aksi Demo BEM SI Di DPR

RABU, 04 MARET 2020 | 18:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada sekitar delapan orang peserta unjuk rasa BEM SI se-Jabodetabek yang menggelar aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta diamankan aparat kepolisian.

Namun, kedelapan mahasiswa itu akhirnya dibebaskan setelah negosiasi antara utusan mahasiswa dan polisi.

Kapolres Jakarta Pusat, Heru Novianto menjelaskan, tindakan pengamanan tersebut dilakukan karena mereka memiliki penampilan berbeda dengan mahasiswa lain yang ikut aksi.


"Kami melihat ada sesuatu yang aneh, mereka ini berbeda. Karena yang lain menggunakan jaket (almamater), dia tidak. Nah kami melihat gelagat tidak mau bergabung dengan yang lainya. Akhirnya kami panggil dan periksa dari mana, ternyata antarmereka juga tidak kenal," ujar Heru Novianto kepada ditemui setelah aksi, Rabu (4/3).

Namun demikian, pihak kepolisian kemudian membebaskan delapan orang tersebut usai ada kesepakatan. Kepada pihak kepolisian, kedelapan peserta itu berjanji tak akan membuat keonaran.

Pun demikian saat diperiksa, polisi tak menemukan benda-benda mencurigakan yang dibawa mereka. Namun yang mengherankan, kata Heru Novianto, mereka yang sempat diamankan tidak kenal dengan koordinator lapangan aksi BEM SI.

"Mereka mau ikut berpartisipasi tapi mereka tidak tahu, dengan korlap ini mereka tidak kenal. Tidak ada yang membahayakan, kemudian kami kembalikan," demikian Heru Novianto.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya