Berita

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi/RMOL

Nusantara

Dewan Kebon Sirih: Pansus Banjir Cacat Prosedur

RABU, 04 MARET 2020 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan Panitia Khusus (Banjir) yang digagas Dewan Kebon Sirih ternyata cacat prosedur.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi saat ditemui seusai rapat paripurna.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, pembentukan pansus banjir sesungguhnya tidak masuk dalam agenda yang telah disepakati Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI.


Menurut Suhaimi, berdasarkan rapat Bamus pada Selasa (24/2) dengan nomor surat 199/-073.6 hanya berisikan dua agenda saja, di antaranya jadwal kunjungan kerja alat kelengkapan dewan dan jadwal penyebarluasan sosialiasi peraturan daerah di bulan Maret 2020.

"Jadi jangan sampai nanti ada penambahan-penambahan di luar yang sudah disepakati itu," ujarnya di Gedung Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/3).

Suhaimi bahkan menyatakan, di tingkatkan pimpinan dewan pun tidak pernah ada pembicaraan soal pansus banjir. Oleh karena itu, ia merasa kaget ketika mengetahui tiba-tiba pansus banjir akan dibentuk.

Pada dasarnya, pembentukan pansus tidak ada persoalan jika tertib administrasi. Hal itu mengingat adanya dana yang dikucurkan dalam pembentukan pansus banjir.

"Kan pansus ada anggarannya, bagaimana dimunculkan pansus padahal tidak ada di surat resminya di Bamus? Menurut saya itu bisa jadi masalah tanpa pemeriksaan BPK karena harus mengeluarkan uang kan," jelasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya