Berita

Embong Suharjo/RMOL

Nusantara

Warga Perum Studio Alam Indah Minta Kepastian Status Usai Temuan Kasus Virus Corona

SELASA, 03 MARET 2020 | 20:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang warga Perumahan Studio Alam Indah bernama Embong Suharjo mengeluh pemerintah terlalu tergesa-gesa menyampaikan adanya virus corona di wilayah tempat tinggalnya.

Dia pun mempertanyakan pemerintah mengenai status kewaspadaan corona di sekitar rumahnya setelah ada dua warga dinyatakan positif ternfeksi virus corona.

“Kami ini, kami punya status apa sebetulnya perumahan ini, ini yang paling penting,” tegas Embong saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Perumahan Studio Alam Indah, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3).


Dia juga mengeluhkan pemerintah pusat dan pemerintah kota Depok belum memberikan masker kepada warga di Perum Studio Alam Indah sebagai antisipasi banyaknya korban akibat virus corona.

“Masker ini sampai detik ini kita belum dapet ya, belum dapet sama sekali, jadi emang pemerintah provinsi membantu tentunya dengan membantu ke Depok harusnya difokuskan ke perumahan sini, tapi sampai sekarang ini belum ada,” katanya.

Pria dengan badan berisi ini mengatakan, status kesehatan di perumahan semi elit tersebut juga belum pasti terinfeksi corona lantaran adanya masa inkubasi selama 14 hari.

“Jadi statusnya seperti apa, apakah seperti pemerintah Depok dateng hanya mensosialisasikan bahwa ini adalah penyakit corona itu begini begini dan begini, tapi kami ini sebagai warga takut,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk memastikan kepastian status harusnya ada inisiatif dari pemerintah untuk memeriksa kondisi warga.

"Periksa satu-satu, bukan kami yang memohon harusnya dari pihak pemerintah daerah yang memberikan inisiatif,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya