Berita

Bangbang Iriawan,warga Studio Alam yang tinggal berdekatan dengan rumah pasien virus corona Depok/RMOL

Nusantara

Tinggal Berdekatan Dengan Pasien Corona, Karyawan Dirumahkan Dan Diminta Tes Laboratorium

SELASA, 03 MARET 2020 | 18:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Karyawan yang tinggal Studio Alam Indah, Depok, Jawa Barat diminta untuk istirahat di rumah setelah temuan pasien infeksi virus corona di perumahan tersebut.

Bangbang Iriawan, salah seorang warga yang tidak jauh dari tempat tinggal dengan dua pasien positif corona mengaku telah dirumahkan oleh perusahaannya.

“Saya kemarin aktif kerja setelah mendapatkan informasi saya minta izin pulah ke pimpjnan saya diizinkan untjk pulang,” ujar Bangbang di lokasi, Selasa (4/3).


Seorang warga lainnya, Qori, mengaku anaknya dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja lantaran jarak rumahnya dengan rumah dua pasien positif corona hanya berjarak sekitar kurang lebih 100 meter.

“Iya atasannya langsung meminta anak saya untuk istirahat selama 14 hari dan melakukan tes untuk memastikan aman,” kata Qori saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/3).

Dia mengatakan anaknya belum berangkat kerja hari ini lantaran adanya imbauan langsung dari atasan perusahaannya untuk istirahat sementara sampai statusnya aman.

“Belum, anak saya hari ini belum berangkat kerja, karena memang ada corona itu,” tambahnya.

Qori menyebutkan anaknya diminta untuk memberikan hasil laboratorium dari dinas kesehatan untuk memastikan kondisinya negatif corona.

“Atasannya minta anak saya dites di lab, dikasih sertfitikat supaya benar-benar aman bekerja karena perusahaan juga enggak berani memperkejakan sebelum tahu juga positif atau negatif,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya