Berita

Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying/RMOL

Nusantara

Stok Kebutuhan Jakarta Cukup, Anies: Tidak Perlu Panic Buying

SELASA, 03 MARET 2020 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengumuman Presiden Joko Widodo bahwa ada dua warga negara Indonesia yang dinyatakan positif tertular virus corona atau Covid-19 memicu panic buying di masyarakat.

Masyarakat yang cemas dengan kepastian masuknya virus corona ke Indonesia langsung melakukan pembelian stok makanan secara besar-besaran.

Menanggapi panic buying di masyarakat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan stok kebutuhan masyarakat di Jakarta masih mencukupi. Hal tersebut dipastikan setelah dirinya berkomunikasi dengan asosiasi pengusaha retail Indonesia Aprindo.


"Karena itu tidak perlu belanja secara eksesif, belanja eksesif itu kan bila khawatir stoknya berkurang," jelas Anies saat melakukan konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Senin malam (2/3).

"Memang yang diburu hanya beberapa item. Tetapi saya perlu sampaikan, jangan melakukan pembelian secara berlebih karena itu bisa menganggu stabilitas, meskipun stok kita masih cukup," sambung Anies.

Selain itu, Anies juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ramai-ramai membeli hand sanitizer. Karena sesungguhnya pembersihan yang paling baik adalah menggunakan air dan sabun.

"Karena cuci tangan dengan air dan sabun, airnya itu mengalir jauh lebih efektif. Jangan enggan melakukan itu. Hand sanitizer bisa, tapi lebih bersih, lebih baik, menggunakan air mengalir dengan sabun," tandas Anies.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya